Surabaya (beritajatim.com) – Para penyuka drama korea tentu saja sudah tidak asing dengan salah satu minuman ini. Soju merupakan minuman yang kerap kali kita temukan di dalam agenda drama korea. Minuman ini berasal dari Korea Selatan dan termasuk dalam salah satu jenis alkohol.
Karena sudah terbiasa muncul dalam berbagai agenda, rasanya ada yang kurang jika produk minuman ini tidak ada dalam scene yang diperkenalkan lewat berbagai drama produksi Korea Selatan ini menjadi sangat menarik di hati penonton.
Di Korea Selatan, ada berbagai merek yang menjual soju dengan beragam varian rasaseperti, Soju Baram, Soju Chum Churam, Yakult Soju, hingga Soju rasa buah. Tapi, tetap saja, dalam minuman itu terdapat kandungan alkohol di dalamnya.
Lain halnya dengan Korea, pada 2020 di Indonesia membuat soju dalam halal atau non alkohol. Inspirasi memproduksi soju halal muncul karena banyaknya makanan halal khas korea, namun jarang menemui minuman korea yang halal. Maka dari itu, hadirlah soju non-alkohol dengan kandungan soda yang aman dikonsumsi semua orang.
Sebenarnya, komposisi soju halal hampir sama dengan soju Korea dengan bahan baku air, air karbonasi, dan teknik sparkling water untuk perasa buahnya. Keunikan dari soju non halal ini memiliki desain yang dibuat semirip mungkin dengan desain botol soju Korea. Sebagai contoh, dari segi botolnya berwarna hijau sama persis dengan soju asal Indonesia.
[berita-terkait number=”5″ tag=”minuman”]
Anwar Abbas selaku Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan jika soju non alkohol bisa mendapatkan sertifikasi halal jika mengganti nama. Meskipun soju halal sudah dibuktikan tidak mengandung alkohol atau zat haram lainnya, tetap saja soju halal harus mengganti nama terlebih dahulu apabila ingin mendapat sertifikasi halal MUI.
Alasannya karena kata “soju” secara tidak langsung mengarah pada minuman keras, Maka dari itu, untuk menghindari asosiasi kata ini, penggantian nama menjadi syarat memperoleh sertifikat makanan dan minuman halal. Anwar menambahkan jika nama soju tidak diganti, besar kemungkinan membingungkan masyarakat yang ingin mengkonsumsi soju halal. Jika harus diganti, kira-kira namanya apa ya? (PRD/ian)






