Sumenep (beritajatim.com) – Puluhan siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) 3 Annuqayah bersama guru-guru pendamping mengunjungi Rumah Bibit Mangrove Morkondhang di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura. Mereka belajar budidaya mangrove dan cara merawatnya.
“Kegiatan semacam ini penting dikenalkan kepada siswa, agar mereka sejak dini memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan. Anak-anak juga dikenalkan bagaimana memahami dan cara merawat alam,” kata guru pendamping siswa, Uswatun Hasanah.
Sebelum kegiatan penanaman dimulai, seluruh peserta diberi wawasan tentang budidaya mangrove beserta jenis-jenis manggrove. Kemudian dilanjutkan dengan praktik cara membibit mangrove.
Penanggung jawab Rumah Bibit Mangrove, Fadel Abu Aufa menyambut baik kunjungan para siswi. Ia sepakat bahwa kecintaan terhadap lingkungan harus dimulai sejak dini.
“Saya sangat berterima kasih untuk kunjungan ini. Sangat luar biasa. Anak-anak sudah diajari dekat dengan alam sejak dini. Ini bagus untuk memupuk mental peka terhadap lingkungan,” ujarnya.
Sementara para siswi juga terlihat antusias saat dikenalkan tentang budidaya mangrove. Para siswi memperhatikan dan mengikuti instruksi bagaimana cara menanam mangrove. (tem/ian)






