Ponorogo (beritajatim.com) – Rasa simpatik terhadap Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar ditunjukkan oleh kelompok pengrajin anyaman tas di Kabupaten Ponorogo. Gus Muhaimin panggilan Muhaimin Iskandar dinilai para pengrajin anyaman tas, sebagai sosok yang relijius dan perhatian terhadap para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Sehingga dalam pentas pesta demokrasi 5 tahunan, mereka mendukung Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai calon presiden (capres) 2024. Apalagi, ketum PKB itu, juga dekat dengan para kiai.
“Gus Muhaimin kita nilai sebagai sosok yang bisa memimpin Indonesia. Sehingga kita dari kelompok pengrajin anyaman mendukungnya sebagai capres pada tahun 2024 nanti,” kata salah satu pengrajin anyaman tas, Erwin Nanang Irawan, Selasa (25/07/2023).
Sosok santri yang dari kecil sudah ditimba ilmu agama, menjadi salah satu poin lebih Gus Muhaimin untuk didukung menjadi capres. Apalagi, juga sudah ada restu dari para kiai. Hal itulah yang membuat para pengrajin anyaman tas yakin untuk mendukungnya.
“Gus Muhaimin maju capres juga didukung oleh para kiai,” katanya.
BACA JUGA:
Hendak Tilik ke Ponorogo, Warga Magetan Celaka di Madiun
Memang harus diakui bahwa Gus Muhaimin terlahir dari kalangan pesantren. Lebih tepatnya dari keluarga besar Pondok Mambaul Ma’arif Denanyar, Kabupaten Jombang. Pondok Denanyar didirikan tahun 1917 oleh KH Bisri Syansuri.
“KH Bisri Syansuri merupakan salah satu pendiri NU, disamping KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdul Wahab Chasbullah,” katanya.
BACA JUGA:
Ponorogo Launching Aplikasi Gesit 199, Atasi Kedaruratan Medis
Meski lahir di lingkungan pesantren, namun Gus Muhaimin merupakan sosok yang dekat dengan semua kalangan. Erwin berharap, kelak Gus Muhaimin bisa memperjuangkan kesejahteraan dari para pengrajin anyaman, khususnya di Kabupaten Ponorogo.
“Kita dukung Gus Muhaimin, semoga ke depan kesejahteraan para pengrajin anyaman lebih baik,” pungkasnya. [end/beq]






