Ponorogo (beritajatim.com) – Terobosan untuk meningkatkan layanan masyarakat dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo dengan melakukan launching aplikasi Gesit 199. Aplikasi yang bisa diunduh gratis di playstore itu, terkait dengan penanggulangan kegawatdaruratan medis di bumi reog.
Karena beroperasi selama 24 jam, masyarakat bisa memanfaatkannya jika terjadi kedaruratan untuk segera dilakukan pertolongan medis. Bertempat di halaman belakang Gedung Terpadu Ponorogo, aplikasi Gesit 199 dilaunching langsung oleh Bupati Sugiri Sancoko dan didampingi oleh Wakil Bupati (Wabup) Lisdyarita.
“Peluncuran aplikasi kedaruratan kesehatan Gesit 199 ini, merupakan jawaban dari tantangan zaman. Rumah sakit atau Dinkes memang harus hijrah ke Informasi Teknologi (IT) dan digital. Hal ini penting untuk memudahkan pelayanan masyarakat,” ungkap Bupati Sugiri Sancoko usai melounching aplikasi Gesit 199, Senin (23/07/2023).
Dulu banyak yang sakit, namun karena telat penanganan dan pelayanannya membuat orang yang sakit itu berakibat fatal. Oleh karena itu, aplikasi ini memang sangat penting untuk dioperasikan. Selain untuk meminimalisir fatalitas di dunia kesehatan, juga untuk menyongsong Kabupaten Ponorogo menjadi smart city.
Kang Giri menekankan bahwa, aplikasi yang bagus ini, jangan hanya untuk seremonial saja. Namun, harus semua disiapkan. Mulai dari sumber daya manusia (SDM) sebagai operator yang menjalankan aplikasi tersebut. Jika tidak ada operatornya, aplikasi sebagus apapun, tidak akan menghasilkan solusi yang baik dalam pelayanan masyarakat dalam bidang kesehatan.
“Paling penting, aplikasi dilaunching, yang menangani harus siap. Tidak kalah pentingnya, pikiran kita juga harus siap hijrah untuk lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti menjelaskan bahwa, jika masyarakat menemui kedaruratan medis bisa langsung menghubungi ambulan lewat aplikasi tersebut. Dalam kondisi kedaruratan, warga bisa melakukan panggilan darurat. Yakni dengan menekan tombol yang berada diaplikasi tersebut. “Cukup dengan ditekan dua detik. Nanti langsung dilayani. Jadi langsung ditangani. Aplikasi ini juga terkoneksi dengan31 puskesmas di seluruh Ponorogo,” tutup Dyah. (end/kun)
BACA JUGA:






