Ngawi (beritajatim.com) – Komisi III DPRD Ngawi melakukan operasi mendadak di proyek pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan PB Sudirman Ngawi tepatnya di dekat Perempatan Kartonyono, Selasa (1/8/2023).
Wakil Ketua Komisi III DPRD Ngawi Yuwono Kartiko mengatakan jika pihaknya sempat mempertanyakan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ngawi soal peruntukan masing-masing lantai MPP tersebut.
“Kami tadi mengecek apakah sudah representatif, khususnya untuk pelayanan masyarakat. Kami juga tadi menanyakan, pelayanan masyarakatnya kok ditaruh di lantai dua. Ternyata, lantai satu itu nanti untuk stand UMKM,” kata Pak King, sapaan lekat Yuwono Kartiko.
Lagilator PDI Perjuangan itu mengaku bakal membicarakan lagi terkait pembangunan MPP dalam rapat dengar pendapat (RDP). Utamanya, guna memastikan gedung itu nanti layak dan representatif untuk pelayanan masyarakat.
“Kan yang paling utama untuk pelayanan perijinan dan kependudukan. Kondisi gedung ini apakah aman dan nyaman untuk pelayanan,” lanjutnya.
BACA JUGA:
Rumahnya Ludes Terbakar, Pedagang Pecel di Ngawi Histeris
Pihaknya, juga sempat mencermati bangunan rooftop yang desainnya terkesan menempel pada bangunan utama. “Kalau menempel kan nanti merusak bangunan induknya. KMi.minta agar disesuaikan aja, jadi supaya gak terkesan menempel di bangunan induknya,” lanjutnya.
Diketahui, pembangunan MPP kali ini minus 4,48 persen dari target per 1 Agustus 2023 yakni 35,77 persen. Rencananya, bangunan MPP itu bakal selesai pada November 2023 nanti. [fiq/but]






