Siapa Dia

Pentas Virtual, Agar Pelaku Seni Bertahan di Tengah Pandemi

Kirun dan Percil saat pentas di Jombang, Sabtu (24/10/2020)

Jombang (beritajatim.com) – Dampak pandemi Covid-19 mengantam semua sektor, tak terkecuali dunia seni dan hiburan. Kondisi itu diakui oleh pelawak senior Jatim, Kirun. Namun demikian, bukan berarti pelaku seni lantas pasrah dengan keadaan. Masih ada terobosan agar tetap bertahan.

“Artis mulai yang berada di pusat hingga daerah kena dampaknya. Sekaliber artis jakarta saja down. Mau tidak mau ya harus kita tanggung bersama,” kata Kirun saat berada di Jombang untuk pentas lawak, Sabtu (24/10/2020).

Kirun mengakui, selama pandemi tidak ada lagi pentas hiburan. Karena tidak ada izin pentas, kemudian ada pembatasan, dan tidak boleh mengadakan kerumunan. “Kalau pun ada protokol kesehatan, di panggung masih bisa. Tapi bagaimana dengan penontonnya. Jadi selama pandemi tidak ada pentas. Grafiknya terjun bebas,” kata Kirun dengan sura khasnya.

Lantas bagaimana resep agar tetap bisa eksis di masa pandemi? Kirun mengatakan bahwa salah satunya jalan adalah ‘pindah rumah’ alias melakukan pementasan secara virtual. “Namun harus kita akui, tidak seperti pentas langsung seperti sebelum pandemi. Namun kita harus menyusaikan dengan kondisi,” tambahnya.

Kirun menjelaskan, untuk pentas virtual, pelaku seni bisa membuat program kemudian ditawarkan ke pengusaha, tokoh masyarakat, perusahaan. Nah, begitu ada kontribusi anggaran masuk, baru kita bikin pentas virtual. “Jadi kita harus menyusaikan dengan kondisi,” pungkas Kirun. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar