Magetan (beritajatim.com) – Jelang Idul Fitri 1445 H, warga Magetan ramai-ramai tukar uang baru. Penukaran yang difasilitasi Bank Indonesia (BI) Kediri itu hadir di kawasan Pasar Baru Magetan pada Rabu (20/3/2024)
Beberapa masyarakat yang ingin menukarkan uang baru terlihat antusias. Sari Okta Permatasari, seorang penukar, sengaja mengantre di halaman Pasar Baru Magetan setelah mendaftar online
“Saya menukarkan uang baru untuk dibagikan sebagai THR kepada keponakan,” kata Sari.
Sementara itu, Ira Olivia, warga Madiun, rela datang ke Magetan untuk menukar uang baru karena kuota online di Madiun sudah penuh. Dia ingin menukarkan uang untuk dibagikan di hari raya.
“Karena kuota di Madiun sudah penuh, akhirnya saya tukar uang ke Magetan,” katanya.
Diketahui, Kebutuhan uang selama Ramadhan dan Idul Fitri di wilayah Kediri dan Madiun diprediksi meningkat. Bank Indonesia (BI) Kediri menyiapkan Rp 5,2 triliun untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Uang tersebut akan didistribusikan melalui penukaran uang kas keliling yang dilakukan BI dan bank-bank di 13 kota/kabupaten di wilayah tersebut.
Masyarakat dapat menukarkan uang maksimal Rp 4 juta dengan pecahan:
Rp 50.000: Rp 1 juta
Rp 20.000: Rp 1 juta
Rp 10.000: Rp 1 juta
Rp 2.000: Rp 400.000
Rp 1.000: Rp 100.000
Pendaftaran penukaran uang dilakukan secara online melalui website PINTAR (https://pintar.bi.go.id) atau KLIK DI SINI. Setelah mendaftar, masyarakat dapat menukarkan uang di kas keliling dengan menunjukkan bukti pendaftaran. [fiq/ian]






