Surabaya (beritajatim.com) – Klub Liga 2 Jepang Tokyo Verdy tiba-tiba ramai jadi perbincangan usai memboyong Pratama Arhan. Klub itu mendapat keuntungan tersendiri kala membeli Arhan, salah satunya mendapat suntikan ribuan followers netizen Indonesia.
Tidak puas sampai disitu, klub yang dulunya pernah memiliki Hulk dari Brazil itu malah berniat untuk memboyong pemain Indonesia lainnya. Hal ini diungkapkan langsung oleh sang Direktur Teknik, Kentaro Tsuboi.
Sepak bola Indonesia belakangan ini memang tengah jadi sorotan publik internasional terkhusus di level kawasan Asia. Situasi itu tidak terlepas dari keberhasilan skuad Garuda runner-up Piala AFF 2020 dengan bermaterikan pemain muda Tanah Air.
Pratama Arhan yang terpilih sebagai pemain muda terbaik Piala AFF 2020 itu membuat Tokyo Verdy jatuh hati. Bek kiri andalan Timnas Indonesia itupun akhirnya secara resmi direkrut gratis dari PSIS Semarang.
Kentaro telah mengklaim jika pihaknya sangat tertarik pada perkembangan para pemain Indonesia. Hal ini tidak menutup kemungkinan jika Tokyo Verdy akan kembali memboyong pemain Tanah Air lain. Apalagi andaikan performa Pratama Arhan tokcer di Negeri Sakura.
“Berawal dari melihat potensi para pemain Indonesia sebagai negara dan perkembangan ekonomi ke depan. Pihak kami begitu tertarik dengan seperti apa para pemain Indonesia saat ini,” terang Kentaro sebagaimana dikutip dari Youtube J-League International, Sabtu (19/2).
Lebih lanjut, Kentaro juga berkata jika hendak mendatangkan pemain Asia Tenggara, khususnya Indonesia ke Jepang. Karena hal ini bisa berdampak baik bagi perkembangan sepak bola Asia.
Menurut Kentaro, Liga Jepang harus mencontoh negara maju seperti Inggris, Spanyol dan Italia berkaitan dengan pengumpulan talenta-talenta berbakat dari seluruh penjuru benua. “Seperti Liga Inggris, Spanyol atau empat liga besar Eropa, pemain bagus akan berkumpul di sana, bukankah image-nya akan seperti itu?” ungkap Kentaro dalam penyampaiannya.
Kentaro juga percaya jika para pemain berkualitas dari seluruh penjuru Asia saling bersaing secara rutin di satu kompetisi, hal ini akan berdampak baik bagi peningkatan level sepak bola Asia. “Saya rasa dengan banyaknya pemain Asean di J-League, dapat menjadi pemicu untuk meningkatkan level di seluruh Asia,” terang Kentaro lebih lanjut. (dan/ian)






