Surabaya (beritajatim.com) – Cabor Boling Jatim akan mendatangkan pelatih asing guna mengulang prestasi dengan memborong medali emas di PON Aceh mendatang.
Selain pelatih asing, cabor Boling Jatim juga menambah seorang pelatih lokal untuk melengkapi tim Puslatda.
“Yang pasti pelatih asing dan lokal ini akan kami siapkan untuk cabor Boling, dan ingin mengulang prestasi di PON Jawa Barat yang bisa meraih 4 emas, 3 Perak dan 1 perunggu,” ucap M Nabil, Ketua KONI Jatim, Jumat (12/1/2024).
Tak hanya itu, keseriusan Boling Jatim juga terlihat dengan mendatangkan Tannya Roumimper, atlet nasional yang akan membela Jawa Timur di PON XXI Aceh-Sumut.
“Iya Tannya ini sekarang tinggal di Amerika Serikat dan mengembangkan karir bolingnya di sana,” ucap Nabil.
Nabil mengatakan Boling Jatim masih menjadi salah satu andalan di PON Aceh-Sumut. “Dimana sebelumnya di PON Papua cabor ini tidak dipertandingkan jadi saat di PON Aceh Sumut ini kami ingin membuktikan,” ucapnya.
Bahkan selama puslatda, cabor boling juga akan mencari kejuaraan sebagai ajang uji coba. “Kami ingin atlet ini siap dan bisa mengharumkan nama Jawa Timur dikancah Nasional,” jelasnya.
Sementara itu, atlet boling Jatim, Tannya Roumimper mengakui kepulangannya ke Indonesia untuk mempersiapkan dirinya di Puslatda Jatim. Dimana dirinya sudah tidak sabar untuk membawa medali emas untuk Jawa Timur. “Yang pasti selama di Amerika saya terus mengasah kemampuan dengan berlatih dan bertanding di liga profesional disana,” bebernya.
Tannya mengatakan persiapan yang akan dilakukan mulai melatih fisik serta mulai bergabung berlatih bersama rekan lainnya di Puslatda bulan Juni. “Habis ini saya kembali dulu ke Amerika dan ada beberapa turnamen disana serta berlatih untuk mempersiapkan diri di PON Aceh-Sumut,” jelasnya.
Saat disinggung daerah mana yang menjadi lawan terberat, Tannya mengaku DKI Jakarta menjadi salah satu daerah yang terberat. “Tapi kalau lihat saat ini kami harus mewaspadai daerah lainnya yang berkembang lebih baik,” terangnya.
Dengan adanya pelatih asing dan lokal, Tannya mengaku siap dan mengikuti semua instruksi pelatih. “Materi latihan pasti akan kami ikuti dan jalankan dengan baik,” bebernya.
Melihat materi yang dimiliki Jawa Timur, Tannya mengaku senang dan puas. Dimana lima atlet Timnas Indonesia di Sea Games berasal dari Jawa Timur. “Saya yakin bisa meraih prestasi yang lebih baik untuk hasil di PON Aceh dan Sumut,” jelasnya. (way/kun)






