Surabaya (beritajatim.com) – Seperti halnya Persebaya Surabaya, Arema FC juga tidak memiliki pelatih kepala. Hal tersebut setelah mereka mengembalikan posisi Joko Susilo sebagai direktur teknik di Akademi Arema.
Performa tim berjuluk Singo Edan itu memang jauh dari harapan. Arema kini berada di dasar klasemen dengan perolehan dua poin dari tujuh pertandingan.
Hal inilah yang melandasi keputusan manajemen Arema untuk merombak jajaran pelatih. Terbaru, Joko Susilo pun terpental dari kursi pelatih Singo Edan.
Baca Juga: Warga Magetan Anggap Sirkuit Ujian Praktik Sim C Cukup Mudah
“Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan Coach Joko kami kembalikan ke posisi semula yakni sebagai Dirtek Akademi,” jelas Yusrinal Fitriandi, General Manager Arema.
Sebenarnya, Arema menunjuk Putu Gede sebagai pelatih kepala. Namun, karena masalah lisensi, Joko Susilo yang tercatat sebagai head coach. Putu Gede sebagai asisten.
Ketika performa Arema tidak sesuai ekspektasi, Putu Gede akhirnya mundur pada 22 Juli lalu. Kurang dari tiga pekan setelah itu, giliran Joko Susilo yang dicopot dari posisi pelatih kepala.
Baca Juga: Batere Seukuran Ember, Mobil Listrik Buatan Mahasiswa Universitas Jember Tempuh 115 KM
Namun, pelatih yang akrab disapa Gethuk itu tak serta merta pergi. Sebab ia kembali ke posisinya sebagai Direktur Teknik Arema. “Tenaga dan pikirannya juga dibutuhkan untuk persiapan EPA 2023,” jelas Yusrinal. (faw/ian)






