Gresik (beritajatim.com) – Tim bola voli Surabaya Samator berhasil merebut posisi ketiga dalam ajang Proliga 2025 setelah mengalahkan Bank SumselBabel dengan skor 3-1 (25-23, 25-13, 21-25, 25-23). Pertandingan berlangsung ketat dan dramatis, namun tim asal Gresik ini akhirnya keluar sebagai pemenang lewat permainan solid dan minim kesalahan.
Pertandingan ini menjadi bukti ketangguhan Samator, meski hanya diperkuat satu pemain asing, yakni Lyvan Taboada Diaz asal Kuba. Tim yang bermarkas di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik, tampil penuh semangat meskipun sempat terseok-seok di fase grup dan final four.
Dipimpin pelatih Rodolfo Sanchez, Samator mengandalkan para pemain muda untuk menghadapi tim lawan yang diperkuat pemain asing Bradley Gunter. Bintang lapangan Samator kali ini adalah Ramma Fazza Fauzan. Berposisi sebagai opposite, pemain bertinggi 192 cm ini mencetak 26 poin dan beberapa kali mencetak spike keras yang tak mampu dibendung lawan.
Pada set pertama, Samator berhasil mengejar ketertinggalan dan membalikkan keadaan menjadi 25-23. Set kedua, dominasi Samator semakin kentara dengan kemenangan telak 25-13. Meskipun Bank SumselBabel bangkit di set ketiga dan menang 21-25, Samator kembali tampil meyakinkan di set keempat dan menutup laga dengan skor 25-23.
“Kemenangan ini hasil kerja keras dan semangat juang pemain. Mereka bermain baik dan minim kesalahan,” ujar Hadi Sampurna, Manajer Surabaya Samator.
Sementara itu, kapten tim Samator, Rama Fauzan, menambahkan bahwa permainan tim berjalan bagus dan solid. “Set ketiga memang kami kalah, tapi kami berhasil bangkit dan merebut set keempat. Ini kemenangan bersama,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Surabaya Samator menutup Proliga 2025 di peringkat ketiga, menambah prestasi klub yang sudah mengoleksi tujuh gelar juara sejak Proliga pertama kali digelar. [dny/but]






