Madiun (beritajatim.com) – Warga sekitar Jalan Nitikusumo, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun pagi ini dibuat heboh dengan temuan mayat wanita. Mayat tersebut ditemukan dalam posisi tertelungkup di pinggir jalan dengan luka tusuk di badan.
Sejumlah warga mengaku sempat mendengar teriakan beberapa saat sebelum penemuan mayat pada Rabu (21/12/2022) pukul 06.00 WIB. Setelah diperiksa, ternyata sudah ada mayat di tepi jalan.
“Saya dan warga sempat dengar kalau ada yang teriak, tapi kan tidak tahu ada apa. Terus pas dilihat keluar ternyata ada wanita sudah bersimbah darah, tersungkur di pinggir jalan. Motor korban masih ada di lokasi,” kata Aziz, salah satu warga Kelurahan Demangan.
Awalnya, ada dua orang lawan jenis terlibat cekcok di lokasi kejadian. Posisi korban saat itu masih naik di atas motor Honda Beat nomor polisi AE 5994 BS.
Kemudian, pria yang diduga adalah pelaku datang ke lokasi menggunakan sepeda motor matik warna hitam. Setelah sempat adu mulut selama beberapa saat, terdengar suara minta tolong.
Saat warga keluar rumah, korban didapati warga sudah tersungkur dengan bersimbah darah. Pelaku sudah kabur entah ke mana.
Warga yang mengetahui langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Taman. Sayangnya saat itu korban sudah tak tertolong.
Diduga, wanita tersebut dilukai hingga meninggal imbas pelaku yang selama ini menjalin asmara dengan korban terbakar cemburu. Saat ini motif dugaan pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan polisi.
Satreskrim Polres Madiun Kota masih melakukan pemeriksaan pada terduga pelaku yang menyerahkan diri sekaligus barang bukti berupa pisau.
[berita-terkait number=”5″ tag=”penemuan-mayat”]
Diketahui, sesosok mayat wanita bersimbah darah ditemukan dengan posisi tertelungkup di pinggir jalan Nitikusumo, Kelurahan Demangan Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu (21/12/2022) sekitar pukul 06.00 WIB.
Mayat wanita itu menggunakan baju abu-abu dan celana pendek putih bermotif. Panjang rambutnya sekitar sebahu. Mayat itu bersimbah darah dengan ada temuan luka tusuk di tubuhnya. Pun, satu unit motor Honda Beat nopol AE 5994 BS diduga adalah milik korban.
Jenazah itu pertama kali ditemukan warga yang melintas. Saat itu juga langsung melapor ke perangkat kelurahan setempat. Kemudian, laporan itu dilanjutkan ke pihak kepolisian.
Pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi. Kemudian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Setelahnya, korban dibawa ke RSUD dr Soedono untuk diautopsi. [fiq/beq]






