Jakarta (beritajatim.com)– Krisdayanti, artis sekaligus politisi dari PDI Perjuangan, dengan penuh keyakinan memastikan dirinya akan tetap dan terus maju sebagai Calon Wali Kota Batu pada Pilkada 2024.
Pernyataan ini disampaikannya setelah menerima rekomendasi resmi dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam gelombang kedua pengumuman calon kepala daerah.
Krisdayanti mengungkapkan rasa syukurnya atas rekomendasi tersebut dan menegaskan bahwa dirinya akan menjalankan tanggung jawab besar ini dengan sepenuh hati.
Meskipun sempat merasakan dinamika perasaan dan sedikit kecemasan terkait transisi dari tugasnya sebagai anggota DPR RI selama hampir lima tahun, Krisdayanti menekankan bahwa tidak ada tekanan dari pihak manapun yang memengaruhi keputusannya.
“Saya mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, dengan rasa syukur yang mendalam, saya siap melanjutkan langkah ini. Ini bukan hanya tentang kontestasi politik, tetapi juga tentang komitmen saya untuk menjadi pemimpin yang berkarakter, berdisiplin, dan berkomitmen tinggi,” ujar Krisdayanti.
Diakui Krisdayanti setelah menerima rekom sebagai Wali Kota Batu dari PDI Perjuangan yang dibacakan langsung Megawati dan 163 calon kepala daerah lainnya di gelombang 2 ada perasaan kebingbangan.
“Nah setelah saya terima memang saya mengutarakan sedikit personal feeling. Saya tidak ada yang berlebihan rasanya kalau kita juga punya perasaan yang namanya mungkin kalau ada dinamika politik tapi ini dinamika perasaan saja jadi tidak ada tekanan dari manapun tidak ada perasaan sebagai ibu rumah tangga dan ibunya anak-anak,” kata Krisdayanti.
Dalam pernyataannya, Krisdayanti juga menyoroti dukungan kuat yang datang dari berbagai pihak, termasuk relawan, partai, dan masyarakat Kota Batu. Dukungan ini, katanya, menjadi dorongan besar untuk tetap maju dan berjuang dalam Pilkada 2024.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada warga Kota Batu atas respon positif dan dukungan yang diberikan melalui media sosial.
“Dukungan dari akar rumput dan relawan yang sangat luas memberikan arti besar bagi saya. Ini menjadi tantangan dan motivasi untuk terus maju. Insya Allah, saya akan memastikan diri untuk maju sebagai calon kepala daerah Kota Batu pada Pilkada 2024,” tegasnya.
Dengan keyakinan dan dukungan yang kuat, Krisdayanti siap menghadapi Pilkada Kota Batu 2024 dan berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan kota tersebut.
Krisdayanti Sempat Mundur Usai Diumumkan PDIP
Sebelumnya Krisdayanti, diva legendaris yang baru saja diumumkan sebagai bakal calon Wali Kota Batu untuk Pilkada 2024, mengejutkan publik dengan keputusan mendadaknya untuk mundur dari pencalonan. Pengumuman ini disampaikan hanya beberapa jam setelah DPP PDI Perjuangan mengumumkan pencalonannya bersama Kresna Dewanata Phrosakh dari Partai NasDem.
Melalui unggahan Insta Story di akun Instagramnya, @krisdayantilemos, pada Kamis malam (22/8/2024) sekitar pukul 20.00 WIB, Krisdayanti mengungkapkan permohonan maaf yang mendalam karena memutuskan untuk tidak maju sebagai calon Wali Kota Batu.
“Dengan kerendahan hati, saya memohon maaf karena memilih untuk tidak mencalonkan diri sebagai Wali Kota Batu. Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada PDI Perjuangan, Ibu Ketua Umum, dan seluruh masyarakat Kota Batu,” tulis Krisdayanti dalam unggahannya.
Keputusan mendadak ini langsung memicu banyak pertanyaan, terutama karena Krisdayanti baru saja menerima dukungan resmi dari PDI Perjuangan dan Partai NasDem. Pengunduran dirinya yang begitu cepat juga menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat tentang alasan sebenarnya di balik langkah tak terduga tersebut.
Meski demikian, banyak penggemar yang tetap memberikan dukungan kepada Krisdayanti. “Apapun yang terjadi, kami tetap mendukung mimi (Krisdayanti),” tulis salah satu penggemarnya.
Sebelumnya, pencalonan Krisdayanti di Pilkada Kota Batu disambut dengan antusiasme tinggi. Banyak yang melihat keterlibatan Krisdayanti sebagai angin segar dalam politik lokal, mengingat kiprahnya sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan dan pengaruhnya sebagai sosok publik yang dikenal luas. Namun, dengan keputusan untuk mundur, spekulasi dan rasa penasaran akan semakin meningkat di kalangan masyarakat dan pengamat politik. (ted)
(ted)






