Lumajang (beritajatim.com) – Menteri Pekerja Umum Dody Hanggono memastikan jembatan Besuk Kobokan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tetap aman dilintasi pengendara meski sebelumnya terdampak erupsi awan panas Gunung Semeru.
Hal itu diungkapkan Dody saat meninjau langsung ke jembatan yang menghubungkan wilayah Lumajang-Malang tersebut, Sabtu (21/2/2026).
Menurut Dody, pihaknya saat ini masih fokus melakukan penanganan pasca-erupsi untuk memastikan kelayakan infrastruktur jembatan menghadapi potensi bencana Gunung Semeru susulan.
“Sebagai persiapan juga kalau misalnya di dalam beberapa hari minggu atau bulan akan ada erupsi lagi,” ucap Dody di jembatan Besuk Kobokan, Sabtu (21/2/2026).
Meski sempat diterjang awan panas dan beberapa kali banjir lahar, struktur jembatan Besuk Kobokan dipastikan masih sangat aman untuk dilewati kendaraan
Bahkan, Dody menyebut jembatan Besuk Kobokan masih sangat siap untuk menghadapi arus mudik lebaran 2026.
“Ini memang sudah kehantam erupsi kemarin, tapi masih bagus. Cuman memang perlu perlu dibersihkan ya. Tapi masih bisa (untuk mudik) mudah-mudahan kita berdoa dan berharap tidak ada erupsi saat itu,” tambahnya.
Dody mengaku, saat ini pihaknya terus melakukan proses pengendalian aliran material vulkanik di daerah aliran sungai (DAS) Gunung Semeru untuk memitigasi dampak bencana susulan.
“Jadi kita mengusahakan adalah aliran lava atau aliran air atau aliran sungai dari atas tetap mengalir ke sungai yang ada di bawah kita ini,” ungkap Dody. (has/aje)






