Gresik (beritajatim.com) – Sekolah Perempuan Gresik, atau lebih dikenal dengan nama Sekoper mengajak masyarakat belanja tanpa ada sampah dengan melaunching toko refill Cahaya Sukses.
Ada puluhan perempuan yang hadir dalam kegiatan itu. Mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Gresik (DLH), Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA), PKK Kecamatan Wringinanom, Perangkat desa Kesambenkulon, dan Ecoton.
Keberadaan toko refill itu, lebih mengkedepankan belanja tanpa sampah. Sehingga, wadah yang dipakai dapat digunakan ulang, dan tidak menimbulkan sampah.
“Adanya toko refill ini sangat bagus terutama kaum perempuan, karena ibu-ibu rumah tangga biasanya yang mengelola sampah di rumah,” ujar Reni perwakilan dari Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gresik, Minggu (17/12/2023).
Selain mensosialisasikan toko refill tanpa sampah. Sekoper Gresik juga mensosialisasikan kawasan merdeka sampah sesuai Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pembatasan Plastik sekali pakai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kesamben Kulon dapat menerapkan pola hidup zero waste. Dimulai dengan memakai tumblr, wadah, dan popok/pembalut guna ulang,” tambah Reni.
Sementara itu, Nurul yang mewakili DLH Kabupaten Gresik mengatakan, harapannya toko refil tanpa sampah dan menghentikan sampah yang tidak bisa didaur ulang.
“Kegiatan ini bertujuan untuk merubah pola pikir masyarakat Desa Kesambenkulon agar sampah plastik di desa berkurang. Serta menyadarkan masyarakat desa pentingnya mengurangi pemakaian plastik sekali pakai,” pungkas Nurul. [dny/kun]






