Jember (beritajatim.com) – Sekretariat Nasional Joko Widodo (Seknas Jokowi), salah satu organ utama pendukung Presiden Joko Widodo, berang. Ini gara-gara orang lanjut usia (lansia) terlantar diikutsertakan dalam Karnaval Budaya Pandhalungan, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (31/12/2018).
\\\”Kami dari Seknas Jokowi Kabupaten Jember mengecam keras. Adanya beberapa lansia yang diikutsertakan dan dinaikkan kendaraan dengan bertuliskan \\\’Lansia Terlantar\\\’ yang dipertontonkan ke khalayak ramai, adalah sebuah hal yan dapat dikategorikan mempertontonkan aib dan penderitaan orang ke khalayak ramai dalam acara karnaval tersebut,\\\” kata Sapto Raharjanto, Koordinator Seknas Jokowi Jember.
Foto sejumlah lansia terlantar tersebut sudah beredar di media sosial. Kecaman dari warganet muncul. \\\”Kami dari Seknas Jokowi Kabupaten Jember meminta Dinas Sosial menjelaskan permasalahan ini ke masyarakat dan Meminta maaf kepada para lansia tersebut,\\\” kata Sapto.
Kepala Dinas Sosial Jember Isnaini Dwi Susanti mengajak 12 orang lanjut usia yang terlantar dan dirawat di Liposos (Lingkungan Pondok Sosial) mengikuti Karnaval Budaya Pandhalungan. Rute karnaval diawali dari Gedung Serbaguna Kaliwates hingga alun-alun, yang berjarak sekitar 3,6 kilometer. Para lansia ini menumpang kereta kelinci atau odong-odong.
\\\”Saya hanya ingin menyenangkan mereka. Aku tidak ingin mengeksploitasi mereka. Saya hanya ingin mereka merasakan bahwa di luar sana ada juga kehidupan yang menyenangkan,\\\” kata Susanti.
Susanti merasa kasihan dengan kehidupan para lansia tersebut. \\\”Saya ingin menunjukkan kepada mereka bahwa dunia tak sesempit itu (tak hanya di lingkungan liposos). Ada juga keramaian di kanan dan kiri,\\\” katanya. [wir/suf]





