Sumenep (beritajatim.com) – Salah satu produk paling laris di Mall UMKM Sumenep adalah kripik singkong berlebel Windu Agung yang diproduksi di Kecamatan Saronggi.
Pemilik Windu Agung, Syamsuri menjelaskan, sejak produknya masuk ke mall UMKM, pihaknya mulai kewalahan dengan tingginya permintaan. Dalam waktu 2 minggu, 1000 bungkus kripik singkong produksinya sudah ludes.
“Alhamdulillah sangat terasa manfaatnya setelah kripik saya ini dijual di mall UMKM. Setiap di drop kesana, langsung habis. Ini membuka pasar baru bagi pengusaha kecil seperti saya,” katanya, Sabtu (09/07/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”bupati-sumenep”]
Selama ini, ia hanya memasarkan produknya secara lokal di Sumenep, serta sebagian Pamekasan. Selain itu kadang juga ada pesanan untuk dikirim ke Jakarta. “Dengan masuk ke mall UMKM, otomatis yang kenal produk saya jadi bertambah. Karena pengunjung mall UMKM yang juga pengunjung museum keraton ini dari berbagai daerah,” ucapnya.
Sementara Bupati Sumenep, Ach. Fauzi yang menyempatkan diri mengunjungi Windu Agung mengaku ikut senang mendengar naiknya omzet penjualan kripik singkong. Ia meminta agar Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep ikut membantu memikirkan kebutuhan pelaku UMKM.
“Ini tadi saya sudah minta OPD terkait untuk menginventarisir, bantuan apa saja yang diperlukan untuk menambah produksinya. Saya minta kebutuhan itu bisa dibantu untuk dipenuhi,” ucapnya. [tem/but]






