Surabaya (beritajatim.com) Satu pendekar dari perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) berinisial FE meregang nyawa usai terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil, Minggu (6/9/2026) dini hari.
Informasi yang dihimpun Beritajatim, peristiwa naas itu terjadi di kawasan Jalan Raya Menganti Babatan 477. Sebelum terjadi kecelakaan, FE bersama satu temannya hendak pulang ke rumah usai mencari makan di kawasan Gunung Sari Indah (GSI).
Ketika melintasi Jalan Raya Menganti Babatan, FE bersama temannya tiba-tiba dikejar oleh sejumlah pengendara lainnya. Karena panik, FE bersama temannya memacu kendaraan mereka.
Sampai di tikungan depan toko Mitra 10, FE diduga tidak mampu mengendalikan sepeda motornya dan menabrak mobil. Sepeda motor matic yang dikendarai FE rusak parah. FE disebut meninggal dunia di lokasi. Sementara satu temannya berhasil kabur dari kejaran kelompok yang belum diketahui identitasnya tersebut.
Dikonfirmasi terkait masalah ini, Kanit Reskrim Polsek Wiyung AKP Ristitanto mengatakan, dari laporan yang ia terima kejadian itu ditangani oleh Unit Laka Lantas. Ia mengaku belum menerima laporan dari pihak keluarga.
“Informasinya ditangani Laka Lantas karena laporan yang masuk itu Laka Tunggal mas,” kata Ristitanto ketika dikonfirmasi Beritajatim.
Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Sulthon membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Masih kami dalami ya pak,” jelasnya singkat. (ang/aje)






