Malang (beritajatim.com) – Karnaval dan pentas Sound Horeg di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, berubah jadi petaka.
7 orang tertabrak mobil Pikap Daihatsu Grand Max nopol N-8969-BF yang dikemudikan Ustadi (63), warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, menabrak rombongan peserta karnaval pada Minggu (25/9/2023) malam.
Mobil Pikap itu sejatinya masuk peserta karnaval dan sound Horeg yang bertugas membawa konsumsi. Namun entah kenapa, mobil tiba tiba menyeruduk 7 peserta karnaval. Satu peserta karnaval pun tewas dilokasi kejadian dengan luka serius dibagian kepala.
Korban tewas atas nama Renita Sintia Sari (14), pelajar SMP warga Desa Kedungrejo, Pakis, Kabupaten Malang.
“Pikap penabrak peserta karnaval ini memuat konsumsi, melaju dari arah barat menuju timur. Jalan dilokasi kejadian menurun, sopir tidak dapat menguasai kendaraan, kemudian menabrak peserta karnaval di depannya,” ungkap Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik, Senin (25/9/2023) sore.

Taufik menjelaskan, dari tujuh orang peserta karnaval yang tertabrak, salah satu peserta meninggal dunia karena luka serius dibagian kepala.
“Sementara 6 orang masih menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Sampai sejauh ini, dari Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Malang melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi, kami juga telah melakukan pemeriksaan terhadap driver Pikap,” tegasnya.
Baca Juga: Polres Malang Periksa Kades dan Panitia Karnaval Sound Horeg
Taufik menambahkan, pengemudi mobil Pikap yang menabrak ditetapkan sebagai tersangka. “Untuk driver tersebut kita tetapkan tersangka, dan saat ini telah dikeluarkan surat penangkapan terhadap yang bersangkutan. Pihak Satreskrim juga akan memeriksa Kades dan Panitia Karnaval. Karena ijin penyelenggaraan kegiatan itu sudah satu bulan lalu, dan itu bunyi ijinnya peringatan hari besar nasional. Polres Malang tidak pernah mengeluarkan ijin kegiatan tersebut,” pungkas Taufik.
Adapun peserta karnaval yang tertabrak sebagai berikut:
1.Renita Sintia Sari (14), pelajar SMP warga Desa Kedungrejo, Pakis, Kabupaten Malang, meninggal dunia,
2.Rilla Dwi Oktarida (24), pelajar warga Kedungboto RT 04/ RW 04, Desa Kedungrejo, Pakis, Kabupaten Malang,
3.Andry Hermawan (22), pelajar warga Kedungboto RT 04/ RW 04 Desa Kedungrejo, Pakis, Kabupaten Malang,
4.Fita Sri Handayani (31), warga Jalan Danau Paniai Dalam I C7 E-12 Rt. 04/09 Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang,
5.Muhammad Aziel Saputra (5), balita warga Kedungboto RT 04/ RW 04 Desa Kedungrejo, Pakis, Kabupaten Malang,
6.Fatma Hikmawari (23), warga Kedungboto RT 04/RW 04 Desa Kedungrejo, Pakis, Kabupaten Malang, dan
7.Safrina Aurelia Andinia (4), balita warga Kedungboto RT 04/ RW 04 Desa Kedungrejo, Pakis, Kabupaten Malang. (yog/ted)






