Malang (beritajatim.com) – Polres Malang menggelar apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Pilkades serentak Tahun 2023 di Wilayah Kabupaten Malang. Apel gelar pasukan dilaksanakan di halaman Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (13/5/2023).
Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana memipin langsung Apel Gelar Pasukan. Hadir pula Bupati Malang HM Sanusi, Wakil Bupati Malang H. Didik Gatot Subroto, Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Inf Taufik Hidayat, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang.
AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, apel gelar pasukan yang diselenggarakan hari ini merupakan bentuk kesiapan semua unsur yang terlibat dalam pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) gelombang II Kabupaten Malang tahun 2023. Pengecekan personel pengamanan, dilakukan guna memberikan jaminan rasa aman bagi seluruh warga masyarakat, terutama wilayah yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Malang.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/polres-malang-bentuk-tim-saber-judi-pilkades-serentak-2023/
“Hari ini kita melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Pilkades Serentak Gelombang II Kabupaten Malang tahun 2023, tentunya ini sebagai wujud kesiapan kita, memastikan seluruh kegiatan Pilkades bisa berjalan dengan aman,” ungkap Putu Kholis di Pendopo Kabupaten Malang.
Kholis menegaskan, bentuk pengamanan kali ini dengan sentuhan-sentuhan dan cinta kasih sayang untuk mewujudkan kondisi yang tetap aman nyaman. Cinta dan kasih sayang yang dimaksud adalah, bagaimana petugas di lapangan nantinya, bisa memberikan perhatian kepada siapapun itu, sehingga tugas dan tanggung jawab bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
“Keselamatan masyarakat adalah nomor satu. Seluruh sarana dan prasarana yang kita miliki harus dipergunakan untuk menjaga keselamatan masyarakat,” tegas Kholis.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan Pilkades Kabupaten Malang melibatkan 4.081 personel gabungan terdiri dari Kodim 0818 Malang-Batu, Polres Malang, Dit Samapta Polda Jatim, Polres jajaran, Brimob, serta petugas Linmas di masing-masing desa. Nantinya, seluruh personel yang terlibat akan diterjunkan langsung untuk mengamankan 623 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 48 desa dari 23 Kecamatan yang akan melaksanakan Pilkades serentak geombang II Kabupaten Malang.
Kholis melanjutkan, seluruh personel yang dilibatkan pengamanan tidak diperkenankan membawa senjata api saat melaksanakan pengamanan di TPS. Pihaknya juga menekankan kepada Tim Saber Judi yang telah dibentuk agar bekerja dengan maksimal untuk mencegah serta menindak pelaku yang memanfaatkan momen Pilkades sebagai ajang perjudian.
“Khusus Tim saber Judi, silahkan bergerak. Sudah saya beri arahan khusus, harus ada yang tertangkap agar hal-hal seperti ini tidak menjadi budaya yang bisa merugikan banyak orang,” pesan Kholis.
Kholis juga mengajak seluruh personel pengamanan untuk melaksanakan tugas dengan penuh semangat, disiplin dan penuh rasa tanggung jawab. Ia juga menekankan agar mengedepankan netralitas selama jalannya Pilkades.
“Terus kembangkan kerjasama, koordinasi dan komunikasi yang baik antar personel pengamanan. Tetap menjaga sikap perilaku, tutur kata dan perbuatan, semoga Pilkades gelombang II tahun 2023 di Kabupaten Malang berjalan dengan aman dan kondusif,” Kholis mengakhiri. (yog/kun)






