Surabaya (beritajatim.com) – Dua bulan jelan PON Papua, tim sepak bola Jawa Timur terus melakukan pembenahan dalam latihannya setiap pagi dan sore. Memantapkan taktik dan finishing menjadi salah satu materi yang harus dipersiapkan secara matang oleh pelatih Rudy Ketjles untuk para tim besutannya di PON Papua Oktober mendatang.
Rudy Ketjles mengatakan jika para pemain sudah siap 80 persen untuk persiapan PON Papua, tinggal memantapkan taktik dan finishing antar pemain.
Pasalnya pemain yang rata-rata berusia muda ini masih terkendala komunikasi antar teman setim, maka ia terus melakukan komunikasi internal secara intens salah satu cara melakukan tryin dan tryout dengan tim lain untuk mengasah feeling pemain.
“Secara komunikasi antara pemain dan pelatih aman karena sudah bersama selama 3 tahun hanya antar pemain ini yamg masih saya lakukan pendekatan karena mereka ini pendiam dan kelemahan anak Indonesia ini takut tersinggung. Hal ini yang saya terus tekankan mudah-mudahan para pemain lebih terbuka,” ungkap Rudy Ketjles saat ditemui di Lapangan Unesa, Kamis, (12/8/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”PON”]
Selain itu, Rudy juga akan terus melakukan ujicoba dengan beberapa tim, setelah berhasil menaklukan tim liga satu beberapa kali. Rencananya akan melakukan serangkaian ujicoba dengan tim liga 2 dalam waktu dekat.
“Kita akan mencoba mengasah feeling pemain dengan pertandingan ujicoba dan itu tetap akan berjalan. Dan rencannya kita akan melakukan ujicoba dengan Madura FC dalam waktu dekat,”imbuh Rudy.
Disinggung akan kompetitor dalam PON Papua, Rudy menegaskan bukan hal itu yang saat ini yang dipikirkan. Ia hanya bagaimana mempersiapkan diri dengan baik dan meminimalisir kesalahan dalam tim.
“Saya belum tahu kota mana yang menjadi kompetitor saya cuma tahu permainan Papua. Namun yang terpenting bagaimana kita mempersiapkan tim ini dengan baik dan menekan kesalahan sendiri dalam tim dari ini kita optimis bisa lolos final karena kita target masuk final baru mikir medali,”imbuhnya. [way/kun]






