Magetan (beritajatim.com) – Ratusan personel yang tergabung dalam satgas penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Gunung Lawu melakukan susur sungai pasca padamnya api. Rencananya susur sungai bakal dilaksanakan pada Selasa (24/10/2023) hingga Rabu (25/10/2023)
Susur sungai di kawasan pegunungan yang dekat dengan lokasi terdampak karhutla itu dilakukan untuk mengantisipasi banjir bandang. Pun, pasca karhutla, banjir bandang berpotensi terjadi. Dampaknya bisa saja ke pemukiman masyarakat atau lahan pertanian.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi mengatakan, pihaknya dan petugas gabungan sudah melakukan susur sungai di dekat kawasan hutan masuk Kecamatan Plaosan pada Selasa (24/10/2023). Selain susur sungai, pihaknya turut melakukan pemantauan asap.
Baca Juga: Disebut Wabup Blitar Proyek Bandung Bondowoso, Progres Jembatan Dawuhan Masih 3%
“Dipastikan sudah padam. Kami sudah lakukan susur sungai di kawasan Plaosan. Besok (25/10/2023) rencananya susur sungai di kawasan Desa Ngiliran di Kecamatan Panekan dimana lokasi itu hutannya juga terdampak karhutla,” kata Eka pada beritajatim.com, Selasa (24/10/2023)
Diketahui, hujan deras yang mengguyur kawasan Kelurahan Sarangan hingga Cemoro Sewu Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Magetan diharapkan mampu memadamkan karhutla Gunung Lawu. Hujan yang mengguyur sekitar satu jam pada Minggu (22/10/2023) itu bahkan disyukuri petugas gabungan dan relawan serta warga.
Pun, pada Senin (23/10/2023) pagi, para petugas masih melakukan pemantauan di sejumlah titik yang sempat terbakar. Mereka memastikan tak ada lagi sisa bara api pasca diguyur hujan. Meski begitu, masih ada tonggak kayu yang berasap di petak 73 RPH Sarangan BKPH Lawu Selatan, masuk Desa Pacalan, Plaosan, Magetab.
Baca Juga: Penggugat PBNU Hadirkan Belasan Saksi, Sidang di PN Jombang Sampai Malam
Asap dari bara tonggak kayu itu langsung diguyur menggunakan alat sprayer manual oleh petugas yang berpatroli. Pun, dipastikan tidak ada lagi asap yang mengepul di lokasi yang pernah terdapat titik api.
“Sempat ditemukan ada asap, tapi langsung disemprot pakai alat sprayer, kemudian kami sisir terus dan kami pastikan sisa bara api sudah mati,” kata Kalaksa BPBD Magetan, Ari Budi Santosa, Senin (23/10/2023)
Sementara itu, sebagian personel Damkar masih bersiaga di Pos Lapangan Cemoro Sewu. Pantauan terakhir pada Minggu sore, api yang berada di pinggir Jalan Tembus Cemoro Sewu-Sarangan sudah padam.
Baca Juga: Ini Cara Perum Perhutani KPH Mojokerto Dekati Petani Hutan
“Anggota sudah turun. Tapi, rekan-rekan Damkar Surabaya masih stand by di atas. Sementara terpantau api di pinggir Jalan Tembus sudah padam,” kata Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Magetan, Ali Sukamto. [fiq/ian]
![Satgas Penanganan Kebakaran Gunung Lawu Susur Sungai, Antisipasi Dampak Petugas gabungan saat patroli di kawasan terdampak kerhutla Gunung Lawu di Magetan, Selasa (24/10/2023) [foto: BPBD Magetan]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/10/FB_IMG_1698151662596_1698151712420.jpeg)





