Banyuwangi (beritajatim.com) – Terjadi ledakan kasus positif Covid19 di Banyuwangi. Tercatat ada enam klaster baru penyumbang data kasus positif di Bumi Blambangan ini.
Mulai dari klaster hajatan, klaster Pondok Pesantren, Keluarga, Ziarah Walisongo dan masjid. Tercatat ada 278 orang positif baru dari seluruh klaster.
“Semuanya tanpa gejala. Namun, klaster-klaster tersebut terjadi lantaran masih banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan,” ungkapnya, Senin (21/6/2021).
Kondisi ini, kata Rio, sebagai salah satu penyebab meningkatnya kasus Covid19. Meskipun diakui sebelumnya sudah melandai kembali meningkat.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19″]
“Terutama pada kegiatan hajatan-hajatan. Ini banyak yang mengabaikan prokes. Terjadi kerumunan dan banyak yang tak menggunakan masker. Ini semakin mempercepat penularan virus corona,” jelasnya.
Rencananya, lanjut Rio, berdasarkan hasil kesepakatan jajaran Forkopimda yang tergabung dalam Satgas COVID-19 Banyuwangi, pihaknya akan mengevaluasi kembali izin kegiatan hajatan yang digelar oleh masyarakat.
“Kita sedang susun detailnya. Mungkin akan kita terbitkan SE (surat edaran) terkait larangan kegiatan hajatan,” pungkasnya. (rin/kun)






