Magetan (beritajatim.com) – Sebanyak 165 kepala desa Kabupaten Magetan yang tergabung dalam aliansi kepala desa (AKD) berangkat ke Jakarta pada Senin (16/01/2023). Mereka berangkat dari Pendopo Surya Graha dan kepergian mereka diantarkan langsung oleh Bupati Magetan Suprawoto.
Diberangkatkan dari depan Pendopo Surya Graha, sebanyak 165 kepala desa sore hari ini berangkat ke Jakarta. Senin,(16/1/2023)
Kang Woto, sapaan akrab Bupati Suprawoto, berpesan agar kades selalu menjaga nama baik Magetan saat menyalurkan aspirasi. Tak hanya itu tapi juga nama baik organisasi, nama baik pribadi dan keluarga, agar perjuangan tetap berhasil dengan cara yang baik. “Tinggalkan kesan simpatik dalam aksi,” pesan Kang Woto.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kades-demo-dpr”]
Terpisah, Tatak Pantjono Utomo selaku Ketua AKD Magetan menyatakan bahwa aksi ini merupakan aksi untuk memperjuangkan masyarakat desa, dengan desa maju negara akan jaya.
Menurutnya, ada ongkos sosial pasca pemilihan kepala desa serta adanya gesekan sosial antar pendukung setelah pemilihan kerap terjadi. Hal ini menjadi kendala dan pekerjaaan pertama yang harus dikerjakan oleh kepala desa terpilih di masa pemerintahannya. Enam tahun dinilai terlalu singkat sementara beban kerja kades tidak semudah itu.
Menyikapi kendala tersebut agar pembangunan di desa bisa berjalan dengan maksimal maka kepala desa se-Magetan kemudian menyalurkan aspirasi untuk masa jabatan kepala desa sembilan tahun, melalui AKD Magetan yang esok hari akan ikut melaksanakan Aksi Damai di Gedung DPR RI, di Jakarta. “Dimana harapannya dengan masa jabatan kepala desa sembilan tahun, pergesekan sosial bisa dieliminir dan pembangunan di desa bisa terlaksana,” kata Tatak. (fiq/ted)





