Surabaya (beritajatim.com) – Belakangan, diet menjadi hal yang makin diminati masyarakat. Selain untuk mendapatkan kondisi tubuh yang ideal, diet juga dinilai bisa membantu kita melakukan pola hidup yang lebih sehat.
Namun, kadang-kadang diet hanya dipahami sebagai laku meninggalkan semua yang disukai selama ini. Padahal, selain menjaga makan dan menghitung kalori, diet juga berhubungan erat dengan kualitas dan kuantitas tidur. Termasuk menghindari stres. Beberapa kesalahan ini sering dilakukan mereka yang baru memulai diet.
Fokus pada apa yang tidak bisa dimakan
Melansir laman Self, RD, Kath Younger, seorang blogger makanan di Kath Eats Real Food mengatakan banyak orang yang memulai penurunan berat badan mereka dengan fokus pada apa yang tidak dapat mereka makan seperti gula, alkohol, makanan penutup, roti, keju, dll. “Saya ingin memberitahu pembaca saya untuk fokus pada apa yang mereka bisa makan. Serta memiliki dan menghitung semua makanan super yang mengenyangkan dan bergizi di luar sana.”
Menghindari makanan kesukaan
Walaupun sedang diet, bukan berarti Anda tidak boleh menyantap makanan yang Anda sukai. Cara berpikir ini dapat merugikan Anda sedndiri dalam jangka panjang, dari pada menghilangkan makanan yang Anda sukai lebih baik tetap konsumsi makanan yang Anda sukai dengan cara lebih sehat.
“Misalnya, suka pasta, daripada menambahkan saus krim tinggi lemak, tambahkan banyak sayuran, udang bakar, dan masukkan minyak zaitun dan bawang putih,” kata Keri Gans penulis buku The Small Change Diet.
Tidak memiliki rencana yang kuat
Bagi Anda yang sedang diet, rencana yang kuat serta tidak gampang goyah merupakan kunci utamanya. MS, RD, Lindsey Pine pemiliki Tasty Balance Nutrition mengatakan bahwa orang-orang yang sedang diet harus menyiapkan diri mereka untuk sukses dengan membuat langkah-langkah kecil.
Melakukan hal-hal menantang namun, dapat dicapai dan dilakukan dengan mudah. “Mulailah dengan beberapa tujuan yang dapat ditindaklanjuti dan spesifik untuk minggu pertama. Setelah Anda menguasainya,tingkatkan levelnya. Cara tersebut akan menjadi kebiasaan sehat seumur hidup.”
Mengganti makanan dengan cairan
Jus hijau dan smoothie bisanya menjadi alternatif tambahan atau sebagai pengganti makanan bagi Anda yang sedang diet. Namunn, seringkali minuman ini tidak dibuat dari campuran nutrisi yang tepat. Jus hijau kekurangan serat dan protein, yang merupakan kunci utama.
MS, RD Maxine Yeung pemilik The Wellness Whisk mengatakan bahwa nutrisi membuat kenyang dan membantu Anda memenuhi asupan nutrisi Anda. Smoothie biasanya mengandung gula, pemanis, atau terlalu banyak buah. Kondisi ini bisa sangat tinggi kalori dari porsi besar sumber lemak sehat seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. [rsf/tur]






