Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPP PDI Perjuangan, MH Said Abdullah berkeyakinan bahwa putri-putri Gus Dur dan Gusdurian memiliki independensi dan idealisme dalam menentukan langkah politiknya pada Pilpres 2024.
Dan, mereka dinilai memiliki kebijaksanaan yang tinggi, sehingga bisa menilai siapa di antara calon presiden yang rekam jejaknya sejalan dengan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Gus Dur.
“Tentu jika boleh berharap, semoga putri-putri Gus Dur dan Gusdurian bisa satu barisan berjuang bersama Mas Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024,” kata Said, Selasa (10/10/2023).
Menurut Said yang juga Ketua DPD PDIP Jatim ini, Alm KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah guru bangsa yang merupakan pejuang kemanusiaan.
“Pikiran-pikiran beliau tentang Islam, negara dan kemanusiaan sangat menginspirasi. Nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Gus Dur itulah yang saat ini diteruskan oleh keluarganya, terutama putri-putri beliau, bersama dengan para pengikut setia pemikiran Gus Dur di seluruh dunia, yang populer dengan Gusdurian,” ujarnya.
Baca Juga: Ayah Ronald Tannur Akui Kesalahan Anaknya, Edward Tannur: Supaya Pihak Korban Merasa Puas
“Saya yakin Ibu Shinta dan putri-putri Gus Dur bersama para Gusdurian tidak berpolitik dengan dangkal demi nilai tawar posisi kekuasaan. Keluarga Gus Dur bersama Gus Durian berpolitik dengan memperjuangkan nilai-nilai Islam dan kemanusiaan sebagaimana yang diperjuangkan oleh Gus Dur. Saya kira nilai-nilai itulah yang akan menjadi preferensi keluarga Gus Dur dan Gusdurian dalam menentukan langkah politik elektoralnya pada pemilu 2024 nanti,” imbuhnya.
Tidak bermaksud melebih-lebihkan, Said menjelaskan bahwa Ganjar Pranowo, calon presiden dari PDI Perjuangan sangat menjunjung tinggi politik nilai, bukan politik tawar menawar kursi kekuasaan.
“Mas Ganjar pasti memegang teguh jalan politik kemanusiaan, meletakkan agenda memperkokoh toleransi dan pluralitas dalam beragama dan berkeyakinan sebagai kebijakannya ke depan, yang tidak bisa ditawar tawar dengan apapun,” tegasnya.
Hal ini termasuk agenda menempatkan perlindungan terhadap kelompok minoritas (suku, agam, ras, gender, dan penyandang disabilitas) sebagai kelompok yang harus dilindungi.
Baca Juga: Pulung Agustanto Launching Lagu Rambut Putih Untuk Ganjar Pranowo
“Bahkan, saya amati Gusdurian yang dimotori Mbak Alisah Wahid sudah mengadvokasi banyak kelompok masyarakat. Mereka bukan hanya bergerak pada soal-soal toleransi beragama dan berkeyakinan, tetapi juga terlibat aktif pada perjuangan memberantas korupsi, lingkungan hidup dan perubahan iklim, serta pemberdayaan ekonomi rakyat. Saya kira perjuangan nilai-nilai sesungguhnya sejalan dengan nilai yang diperjuangkan oleh PDI Perjuangan,” pungkasnya. (tok/ian)






