Gresik (beritajatim.com) – Untuk kesekian kalinya produk UMKM asal Gresik menembus pasar ekspor. Kali ini produk UMKM rumput laut asal Pulau Bawean diekspor ke negara China.
Ini merupakan produk ke-21 UMKM asal Gresik yang menembus pasar global. Sebelumnya produk serupa seperti kain tenun, mangga, rotan, jeruk nipis juga pernah diekspor ke manca negara.
Khusus ekspor rumput laut kering ini pertama kalinya menembus pasar ekspor. Ada 361 bags atau 23,34 ton dengan nilai ekspor USD 5.368,2 setara Rp 75,15 juta.
Pelepasan ekspor perdana di gelar di halaman Kantor Bupati Gresik. Turut dihadiri langsung Bea Cukai Gresik dan Komisi II DPR RI.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menuturkan, pihaknya mendorong para pelaku UMKM untuk terus berani ekspor ke luar negeri.
“Ada puluhan produk UMKM berhasil dikirim ke luar negeri. Hal ini membuktikan produk UMKM Gresik kualitasnya tidak kalah bersaing,” tuturnya, Selasa (29/03/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”ekspor”]
Sementara itu, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy mengatakan, sinergi Pemkab Gresik dengan Bea Cukai terus terjalin baik. Satu kontainer rumput laut kering akan dikirim ke China. Bahkan rumput laut asal Gresik juga diminati importir asal Jepang.
“Buyer Jepang juga meminta contoh rumput laut. Kami juga mengirim contoh rumput laut ke Jepang,” katanya. [dny/but]






