Jombang (beritajatim.com) – Angin puting beliung memporak-porandakan Desa Banjardowo Kecamatan/Kabupaten Jombang, Kamis (9/2/2023) sore. Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dan rumah milik warga setempat ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun barang-barang di rumah tersebut rusak.
Rumah yang roboh tersebut milik pasangan suami istri, Rudi Hartono (38) dan Asmaul Husna (35). Saat kejadian Asmaul berada di rumah sendiri, yakni sedang mandi. Asmaul langsung lari dengan kepanikan. Untungnya warga Banjardowo ini masih mengenakan pakaian.
Datangnya bencana ini berawal ketika mendung gelap menggantung di Desa Banjardowo dan sekitarnya. Karena hari mulai sore, Asmaul bergegas mandi. Seiring dengan itu, hujan semakin deras. Bahkan hujan tersebut juga menimbulkan suara gemuruh karena bercampur angin.
[berita-terkait number=”3″ tag=”puting-beliung-jombang”]
Saat itulah Asamul menengar suara kraaakkk…cukup kencang. Rumah miliknya seperti terseret badai. Menyadari ada bahaya, Asmaul langsung menarik apa saja untuk menutupi tubuhnya. Dua lari sejadi-jadinya. Karena bencana sudah mengancam nyawa. Walhasil, Asmaul selamat.
Rumah milik Asmaul ini materialnya dari bambu. Sehingga ketika ada goncangan, maka akan bergoyang. Namun demikian, di dalam rumah tersebut terdapat barang berharga. Salah satunya adalah sepeda motor. Maka setelah hujan mulai reda, warga setempat gotong-rotong untuk membenahi rumah tersebut.
Warga bersama-sama mengeluarkan sepeda motor dari timbunan dinding bambu. “Benar ada rumah roboh. Tapi tidak ada korban jiwa. Kami terus melakukan pendataan. Di sebelah sana sepertinya juga ada yang rusak. Saya tahunya dari laporan warga. Untuk kerusakan rumah lain masih kita data,” kata Kepala Desa Banjardowo Samsudin Arif.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang Syamsul Bahri membenarkan adanya bencana tersebut. Selain rumah roboh, juga banyak pohon tumbang akibat disapu angin kencang tersebut. Di antaranya, di sepanjang Jl KH Wahid Hasyim dan di Taman Kota Kebon Rojo.
“Kami sudah menerjunkan tim BPBD ke lokasi. Untuk di sepanjang Jl KH Wahid Hasyim sudah dibersihkan. Lalu lintas sudah lancar. Sedangkan di Banjardowo, petugas masih melakukan pendataan. Termasuk berapa jumlah rumah yang rusak masih kita data,” kata Syamsul Bahri. [suf/ted]






