Bangkalan (beritajatim.com) – Pembangunan Rumah Sakit tipe D di Kabupaten Bangkalan, hingga kini belum terealisasi. Padahal fasilitas kesehatan tersebut telah direncanakan sejak tahun 2020 lalu.
Kepala Dinas Kesehatan, Sudiyo menuturkan, pembangunan rumah sakit itu kini masih menunggu anggaran. Sebab, sampai saat ini belum ada kepastian anggaran dari pemerintah pusat.
“Kami masih menunggu anggaran sebab belum ada jawaban dari pusat,” ujarnya, Senin (14/2/2022).
Ia menuturkan, total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan fisik Rumah Sakit tipe D mencapai Rp 38 miliar. Jumlah itu termasuk jasa pengawas dan konsultan pembangunan yang akan digunakan nanti.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-bangkalan”]
Ia juga mengatakan, saat ini proses sudah dilakukan. Diantaranya pembebasan lahan yang sudah menghabiskan dana sebanyak Rp 3 miliar.
“Jumlah itu untuk lahan seluas 6.700 meter persegi dan sudah dilakukan,” tambahnya.
Ia menambahkan, lahan yang ada diantara Kecamatan Galis dan Blega tersebut masih kurang. Menurutnya, standart lahan rumah sakit yakni sebanyak 1 hektare.
“Kalau 6.700 meter persegi masih kurang. Karena standart itu 1 hektare untuk rumah sakit tipe D,” tandasnya.[sar/ted]






