Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah rumah kontrakan di kampung padat penduduk Jalan Kupang Krajan 1 no 6 terbakar Kamis (7/7/2022) sekitar pukul 21.20 WIB.
Dari keterangan warga, diduga kebakaran tersebut karena korsleting listrik.
Reven (25) salah satu pemuda yang ikut memadamkan api mengatakan jika mulanya terdengar suara seperti ledakan. Tak berselang lama, rumah milik Ibu Peni tersebut terbakar di lantai dua.
“Gatau tiba-tiba apinya sudah besar. Tadi ya semoet bantui nyiram air dari bawah sini cuman apinya semakin membesar,” ujar Reven.
Sementara itu, kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 21.28 WIB. Anggota DPKP Kota Surabaya lalu tiba pada pukul 21.34 WIB.
“Api pokok padam pada pukul 21.34 WIB dan dinyatakan kondusif 22.35 WIB,” ujar Dedik.

Dedik menambahkan, jika pihaknya mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang membakar 5×4 meter persegi bangunan lantai dua tersebut.
“Yang terbakar lantai dua, sedangkan untuk tetangganya terkena imbas gosong-gosong,” imbuh Dedik.
Ditanya terkait penyebab kebakaran, Dedik belum bisa memastikan dan menunggu hasil penyelidikan mendalam. “Kemungkinan karena Korsleting. Tidak ada korban Jiwa dalam Peristiwa Ini,” pungkasnya. (ang/ted)






