Pasuruan (beritajatim.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Grati kembali menunjukkan komitmennya meningkatkan mutu layanan kesehatan. Fasilitas ruang rawat inap baru resmi dibuka untuk masyarakat.
Ruang tambahan tersebut berada di lantai dua Gedung Graha Sayyid Sulaiman. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, yang juga menyempatkan diri meninjau sejumlah layanan kesehatan di rumah sakit.
Direktur RSUD Grati, drg Dyah Retno Lestari, menyampaikan bahwa pengembangan ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Ia menyebut ruang rawat inap baru sebelumnya digunakan sebagai ruangan manajemen.
“Selama hampir tujuh tahun berdiri, RSUD Grati terus berkembang. Kini kami punya ruang rawat inap baru yang bisa menampung lebih banyak pasien,” jelas Dyah Retno.
Menurutnya, perkembangan layanan RSUD Grati cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dari yang awalnya hanya memiliki tiga spesialisasi, kini sudah bertambah menjadi 19 jenis layanan spesialistik.
“Jumlah dokter spesialis juga meningkat signifikan, dari tiga orang kini menjadi 31 orang. Ini tentu menambah kekuatan layanan kami,” tambahnya.
RSUD Grati kini memiliki total 161 tempat tidur untuk pasien, mulai dari kelas VVIP hingga kelas 3. Selain itu tersedia juga ruang ICU, NICU, HICU, serta kamar isolasi.
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, memberikan apresiasi terhadap terobosan RSUD Grati. Ia menilai penambahan ruang rawat inap akan berdampak positif pada pelayanan gawat darurat.
“Dengan adanya ruangan baru, pasien tidak perlu menunggu lama di IGD. Kualitas layanan harus semakin baik dan profesional,” ujar Rusdi.
Ke depan, Pemkab Pasuruan berencana memperluas lahan RSUD Grati agar bisa menambah fasilitas lain. “Saya harap SDM di RS ini selalu menjaga pelayanan prima dengan senyum dan keramahan,” pungkas Bupati. [ada/aje]






