Surabaya (beritajatim.com) – Hari ini, tepat pada 13 November 2009, salah satu film bertemakan bencana yang sangat populer berjudul 2012, rilis. Film yang digarap oleh Roland Emmerich ini merupakan film yang sukses dan sangat fenomenal pada masanya. Hal ini karena ‘2012’ terinspirasi dari hari kiamat, dan seolah menggambarkan bagaimana kiamat itu terjadi.
Berawal dari bumi yang telah rapuh, bencana alam seperti gempa bumi serta tsunami dahsyat mulai menghancurkan bumi berserta isinya. Fokusnya ada pada sang tokoh utama, Jackson Curtis, dimana ia berusaha untuk menyelamatkan keluarganya dari bencana tersebut.
Film ini viral, dan sempat membuat geger warganet. Lantaran digadang-gadang menjadi prediksi bahwa kiamat benar akan datang di tahun 2012. Selain itu, berikut ini adalah beberapa fakta menarik dari film ‘2012’.
1. Bersamaan dengan Kalender Hitungan Panjang Maya
Berdasarkan kalender suku Maya, sempat dikabarkan bahwa akan terjadi sesuatu yang besar pada 12 Desember 2021. Salah satunya adalah anggapan bahwa tanggal tersebut merupakan tanggal dari akhir zaman.
Diperkirakan akan terjadi beberpa fenomena mengerikan, seperti bertemunya bumi dengan lubang hitam di galaksi atau terjadinya tabarkan antara bumi dengan planet Nibiru. Namun, berdasarkan peneliti dan orang-orang yang mempelajari suku Maya, itu merupakan hal yang tidak benar.
2. Kehancuran Ka’bah tidak masuk
Jika kalian perhatikan, film ini tak hanya menampilkan bangunan dan jalanan yang hancur, namun ada juga sejumlah bangunan budaya dan bersejerah diantaranya. Semuanya rata tak tersisa. Namun sang sutrada memutuskan untuk tak mengikutsertakan Ka’bah, ini lantaran sang produser, Harald Kloser, tidak ingin ada fatwa yang dikeluarkan untuknya.
3. Durasi terlalu panjang
Tak perlu diragukan lagi bahwa ‘2012’ memiliki efek visual yang luar biasa, seolah-olah peristiwa yang terjadi memang nyata. Tapi ternyata, banyak cercaan yang datang dari para kritikus lantaran durasi film terlalu panjang. Yakni mencapai 158 menit atau dua jam 38 menit.
4. Dicekal di Korea Utara
Meski fenomenal dimana – mana, ternyata Korea Utara menjadi negara yang melarang penayangan film ini. Alasannya adalah karena tahun 2012 merupakan peringatan ulang tahun ke-100 bapak negara Kim II-sung dan tahun tersebut ditetapkan sebagai waktu terbukanya gerbang besar untuk menjadi negara adidaya.
Film ‘2012’ pun dianggap ofensif oleh pemerintah Korea Utara, bahkan mereka menahan beberapa orang yang memiliki dan menonton film ‘2012’ ini.
Terlepas dari itu semua, film ini termasuk sukses besar di jajaran box office dan menjadi film dengan pendapatan tertinggi. Film ini berhasil mendapatkan USD 769,7 juta atau senilai Rp 12,5 triliun. [mnd/tur]






