Surabaya (beritajatim.com) – Pekan Olahraga Nasional ke XX di Papua akhirnya resmi ditutup. Provinsi Jawa Barat kembali keluar sebagai juara umum PON XX ini. Sebanyak 133 emas, 102 perak dan 118 perunggu dikumpulkan dan menjadi peraih medali terbanyak dari seluruh provinsi peserta PON.
Catatan ini mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang datang langsung ke Papua bertemu para atlet. Ridwan Kamil menjelaskan bahwa Jawa Barat layak menjadi juara umum, karena proses pembinaan yang memang digenjot dan dikawal sejak awal.
“Resep Jawa Barat hanya satu, yaitu pembinaan yang konsisten dan dimana kami menemukan bibit-bibit ini? Biasa kami menemukan di event-event, mengingat Jawa Barat hobi mengelar event olahraga. Itu mulai dari pekan olahraga daerah, pekan olahraga provinsi, pekan olahraga pelajar, pesantren dan lain-lain,” kata Ridwan, Sabtu (16/10/2021).
Kemudian setelah terpilih, para bibit atlet ini didorong untuk masuk ke sekolah pendidikan latihan olahraga pelajar. Jadi, setelah direkrut kemudian dibina dan dikembangkan sambil tetap sekolah.
“Lalu empat tahun terakhir, kami sedang melakukan eksperimen sport sains dimana mengkombinasikan ilmu ketubuhan fisik dengan prestasi. Semisal dengan oksigen tipis lalu sel darah merahnya lebih banyak dan itu membantu saat bertanding. Hal-hal itulah yang menjadikan Jawa Barat meraih prestasi seperti ini,” tuturnya.
Pihaknya juga optimistis pada PON XXI di Sumatera dan Aceh akan tetap meraih juara umum. Ia juga membuktikan bahwa atlet Jawa Barat tak hanya jago kandang, melainkan bisa beprestasi di luar. “Ini kami buktikan di Papua, nanti di Sumatera dan Aceh juga ingin kami buktikan,” ucapnya optimistis.
Para atlet ini nantinya akan disambut oleh pemerintah dan masyarakat Jawa Barat kemudian diupacarakan di Gedung Sate Bandung. Lalu, untuk bonus sudah disiapkan dan akan segera dibagikan.
Ia mengakui di saat pandemi, provinsi yang dipimpinnya juga terkena hantaman gelombang Covid-19. Ekonomi juga terpuruk dan banyak pemotongan anggaran untuk recofusing, tapi pihaknya tetap menghargai upaya yang sudah dilakukan.
Jawa Barat, kata Ridwan, harus tetap dikenal ramah, religius, kreatif, pekerja keras dan rajin berolahraga. “Lalu, yang buat kami juga senang adalah kami menang bukan di tanah sendiri, dimana sebelumnya di Jawa Barat, tapi kini di tanah Papua. Sedangkan untuk bonus nanti kami siapkan cuma mungkin berkisar ratusan juta, menyesuaikan dengan kategori olahraganya,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pon-papua”]
Ridwan disini mengaku bahagia sebab momentum PON ini digelar di saat Covid-19 sedang surut. Jika angka pandemi masih tinggi, ia mengatakan kemungkinan tidak akan datang.
“Saya bersyukur, Covid-19 surut, pembukaan bagus dan pelaksanaan juga baik sehingga kami dari Jawa Barat mendorong teman-teman di Papua untuk sukses penyelenggaraan, sukses ekonomi dan sukses administrasi. Kami juga jadi saksi bahwa Papua aman-aman saja, Papua indah sekali dan warganya ramah. Dan, kami akan jadi juru bicara,” ucapnya memuji.
Ia juga menambahkan soal Jawa Barat Sahabat Papua, yang mana sampai kapanpun Papua akan menjadi sahabat Jawa Barat. “Saya pikir begitu, jika Papua ingin punya teman curhat bisalah ngobrol dengan Jawa Barat dan Papua akan selalu menjadi sahabat bagi kami,” pungkasnya. (tok/ted)






