Surabaya (beritajatim.com) – Laga big match berlangsung di Anfield Stadium pada (21/11) mempertemukan Liverpool dengan Arsenal. Pertandingan di depan ribuan penggemar Liverpool itu berakhir dengan 4 gol tanpa balas untuk kekalahan asuhan Mikel Arteta.
Memang pada setiap laga big match selalu menghadirkan keseruan hingga membuat penonton tegang dan serius saat menonton. Baik hanya untuk melihat ketatnya pertandingan ataupun menyaksikan lahirnya momen gol indah.
Namun, pasti ada terselip gesekan, baik dari pemain, penggemar hingga pelatih. Baru-baru ini terlihat dari penampakan kamera keributan di pinggir lapangan terjadi antara Arteta dan Klopp.
Liverpool yang diuntungkan karena bermain di kandang sendiri, meskipun pada pertandingan sebelumnya Liverpool baru saja menelan kekalahan pertama pada musim ini. Adapun Arsenal membawa modal tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir dan dapat percaya diri melawan Liverpool.
Namun, tuan rumah justru tampil digdaya karena mampu menang berkat gol Sadio Mane, Jota, Salah, dan Minamino. Bagi Liverpool, kemenangan tersebut belum cukup menggusur Chelsea dari puncak klasemen, sedangkan Arsenal masih berada di papan atas klasemen.
Terjadinya keributan saat pertandingan baru berjalan 1/3 waktu atau pada menit sekitar 30an, Arteta dan Klopp terlibat adu mulut. Mikel Arteta terlebih dahulu menyerang Klopp sembari marah-marah dan menunjuk ke arah pelatih asal Jerman tersebut.
Kejadian ini dipicu karena Mane terlihat seperti melakukan pelanggaran kepada Tomiyasu ketika berebut bola melalui duel udara. Arteta yang tidak terima jika anak asuhnya dilanggar dan baginya Mane layak diberikan kartu kuning oleh hakim lapangan.
Akan tetapi, alih-alih Mane yang mendapat kartu justru kedua pelatih tersebut yang diberikan kartu kuning. Usai pertandingan, keduanya memberikan klarifikasinya terkaitan keributan yang ada.
Dilansir dari englishpremier.com, Klopp mengungkapkan bahwa Mane terlihat bersih karena memang tidak melakukan pelanggaran. Tapi yang aneh saat Arteta malah memberi respons negatif dan marah-marah. Sedangkan kata Arteta, kejadian tersebut hanya memperlihatkan bahwa dia hanya ingin membela anak asuhnya. Arteta lantas menegaskan jika tidak ada permasalahan di antara dirinya dengan Jurgen Klopp. [dan/esd]






