Pasuruan (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI dan menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina, ribuan warga Pasuruan, terutama dari kalangan pelajar PAUD, TKIT, dan SDI Bina Insan Cendekia, menggelar doa bersama.
Acara yang diinisiasi oleh paguyuban wali murid dan didukung oleh berbagai lembaga ini berlangsung khidmat dan penuh makna.
Doa bersama yang digelar pada [tanggal] ini bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT agar perjuangan kemerdekaan Palestina segera tercapai. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah dinikmati oleh bangsa Indonesia.
Nidhom Anshari, perwakilan IKADI Jawa Timur, dalam sambutannya mengingatkan akan sejarah panjang hubungan Indonesia dan Palestina. “Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Masjidil Aqsa juga memiliki tempat istimewa di hati umat Islam. Oleh karena itu, kita wajib terus mendukung perjuangan mereka,” tegas Nidhom.
Luqman Hadi, Manajer LMI Area Pasuruan, mengajak seluruh peserta untuk terus peduli terhadap Palestina. “Jika kita belum bisa langsung membantu Palestina, kita bisa mengirimkan doa dan donasi. Setiap bantuan yang kita berikan, sekecil apapun, akan sangat berarti bagi mereka,” ujarnya.
Puncak acara adalah saat seluruh peserta bersama-sama melantunkan doa dan istighosah. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti acara ini. Setelah doa, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdonasi dan mengikuti lelang.
Acara doa bersama ini tidak hanya menjadi ajang untuk beribadah, tetapi juga sebagai bentuk pendidikan karakter bagi generasi muda. Mereka diajarkan tentang pentingnya kepedulian sosial, persaudaraan, dan perjuangan untuk kemerdekaan.
“Semoga doa kita semua dikabulkan oleh Allah SWT. Semoga Palestina segera merdeka dan rakyatnya dapat hidup dalam damai dan sejahtera,” tutup Nidhom. [ada/aje]






