Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 1.250 siswa SMA, SMK, dan SLB di wilayah Kediri menerima santunan dalam program Ramadan Pendidikan Berdampak 1447 Hijriah. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Kadindik Jatim) Aries Agung Paewai.
Setiap perwakilan sekolah mengirimkan 30 siswa untuk menerima paket beras tiga kilogram dan santunan uang. Agenda ini fokus pada implementasi kepedulian sosial di lingkungan pendidikan selama bulan suci Ramadan.
“Ramadan harus menjadi momentum menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial,” ujar Aries, Sabtu (7/3/2026).
Selain santunan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri menggelar pasar murah bahan pokok bersubsidi. Komoditas seperti beras, telur, dan minyak goreng dijual dengan harga di bawah pasar.
Masyarakat, guru, hingga siswa memanfaatkan pasar murah tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Aries juga memberikan bantuan tunai tambahan kepada sejumlah pengantre untuk meringankan beban belanja mereka di lokasi.
Program ini mengusung empat gerakan, yakni penguatan spiritual, inovasi pembelajaran, budaya berbagi, serta aksi zero sampah plastik. Seluruh elemen sekolah didorong memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
“Kita ingin memastikan bahwa Ramadan di lingkungan pendidikan bukan hanya seremonial, tetapi membawa manfaat bagi siswa dan masyarakat,” tandas Aries. [ipl/kun]






