Gresik (beritajatim.com) – Memasuki Ramadan pekan ketiga, 1.486 mustahik (orang yang berhak menerima zakat) yang ada di sekitar ring satu perusahaan Petrokimia Gresik menerima bantuan senilai Rp 278,35 juta. Bantuan tersebut dikumpulkan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari karyawan terhadap masyarakat. Hal ini karena dana yang dikumpulkan adalah sebagian dari rezeki karyawan dalam bentuk Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
[berita-terkait number=”5″ tag=”zakat”]
“Ini adalah bantuan untuk mustahik menjelang lebaran di tengah pandemi covid-19, tapi juga sebagai upaya bersama membangun hubungan harmonis antara masyarakat dan perusahaan,” ujar Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, Selasa (19/4/2022).
Sementara itu, Ketua UPZ Baznas Petrokimia Gresik, Yusuf Wibisono menuturkan, bantuan senilai Rp278,35 juta tersebut dibagikan kepada 250 anak yatim piatu senilai Rp62,05 juta, 41 imam rawatib senilai Rp61,5 juta, 1.137 guru Taman Pendidikan Quran (TPQ) dari 147 lembaga senilai Rp113,7 juta, serta 57 lanjut usia (lansia) senilai Rp16,1 juta.
“Ribuan mustahik tersebut berasal dari sepuluh desa/kelurahan sekitar perusahaan, yaitu Desa Roomo, Kelurahan Tlogopojok, Lumpur, Kroman, Karangturi, Karangpoh, Sukorame, Ngipik, Desa Sukorejo, dan Desa Sumomulyo,” tuturnya.
Selain bantuan tersebut, juga diberikan bantuan pendidikan full cover selama setahun dengan nilai Rp25 juta untuk Adi Amar Haikal Husin atau hafidz dalam program Tahfidz Qur’an 30 Juz UPZ Baznas. Amar mampu menyelesaikan hafalan Qur,an 30 Juz dalam kurun waktu 5 bulan dari target 12 bulan. Yusuf pun berharap prestasi yang diraih Amar ini bisa memotivasi santri lainnya. [dny/suf]






