Surabaya (beritajatim.com) – Resign sebelum lebaran, pemuda Pacitan berinisial HN nekat mencuri aset bos restoran di Surabaya. Ia berhasil masuk ke restoran dengan kunci yang sebelumnya telah ia gandakan.
Ipda Gavra Pedra, Kasubnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya mengatakan jika aksi pelaku dilakukan pada Selasa (18/04/2023). Pemilik resto yang mencurigai HN lantaran dalam aksi pencurian tidak ada gembok yang dirusak, selain itu dua hari sebelum kejadian pencurian, HN resign dari salah satu resto di Surabaya tersebut. “Setelah pemilik cek CCTV ternyata mantan karyawannya sendiri,” ujar Gavra Pedra, Senin (24/04/2023).
Dalam aksinya, HN menggondol sepeda motor Beat yang digunakan sebagai operasional, handphone merk Xiaomi, dan uang senilai Rp 400 ribu.
BACA JUGA:
Petugas kepolisian dari Polrestabes Surabaya lantas melakukan pelacakan. Anggota di lapangan sempat menerima informasi jika HN berada di Terminal Bungurasih. “Kami lakukan profiling. Dua jam setelah melapor kami mendapat informasi jika HN di terminal Bungurasih. Namun, karena padatnya pemudik di terminal Bungurasih saat itu, membuat kami kesusahan,” imbuh Gavra Pedra.
Pada Rabu (19/4/2023) malam, Petugas Polrestabes Surabaya menemukan pelaku yang saat itu sedang nongkrong dengan teman-temannya di sebuah warung kopi di kawasan Jalan Kusuma Bangsa. “Pelaku masih menggunakan sarana motor yang dia curi yang terparkir di depan warung, platnya juga belum diganti,” jelasnya.
Setelah diamakan petugas, HN mengaku kepada polisi bahwa uang, motor, dan hp yang dia curi mau dipakai untuk lebaran nanti. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHPidana dengan ancaman paling lama tujuh tahun penjara. (ang/kun)






