Surabaya (beritajatim.com) — Rendi Irwan, legenda sepak bola asal Surabaya, kini memulai babak baru dalam kariernya.
Usai gantung sepatu, mantan pemain Persebaya Surabaya ini memutuskan untuk fokus menjadi pelatih Deltras Akademi U-17.
Dengan mengenakan seragam pelatih dan celana jogger, Rendi terlihat serius memberikan instruksi kepada para pemain mudanya saat berlaga di Piala Suratin U-17 di Lapangan Jenggolo, Sidoarjo.
Baginya, ini adalah pengalaman pertama memimpin tim di kompetisi resmi tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Memang tidak mudah memegang sebuah tim, namun ini adalah tantangan bagi saya. Beruntungnya saya dibantu banyak pihak seperti asisten pelatih dan Coach Fakhri, jadi saya mulai step by step bagaimana mengatur para pemain di pertandingan ini,” kata Rendi Irwan, Minggu (13/7/2025).
Rendi mengakui bahwa di awal, dirinya sempat kesulitan beradaptasi dengan peran barunya. Namun, dukungan asisten pelatih dan Direktur Teknik Fahri Husaini membuatnya lebih mantap membina para pemain muda.
Saat ini, fokus Rendi adalah membawa timnya melangkah sejauh mungkin di Piala Suratin U-17. Ia yakin anak asuhnya bisa tampil maksimal sesuai dengan materi latihan.
“Kita percaya pada anak-anak karena mereka menjalankan apa yang saya beri di latihan sebelum pertandingan kemarin. Bermain lepas, enjoy,” tambahnya optimis.
Meski demikian, Rendi tak menampik bahwa timnya masih memiliki beberapa catatan evaluasi, terutama soal peluang yang banyak terbuang.
“Kita memang banyak melakukan perubahan. Selanjutnya kita menatap ke depan, mudah-mudahan di sisa laga diberi kemenangan dan bisa lolos ke babak selanjutnya,” tutupnya.
Untuk diketahui, sebelum memutuskan menjadi pelatih, Rendi Irwan merupakan salah satu pemain senior Deltras FC yang membela tim selama tiga musim, sejak musim 2022/2023 hingga 2024/2025. (way/ted)






