Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akhirnya resmi membuka seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP).
Seleksi ini dibuka setelah surat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah turun pada tanggal 29 September 2023 lalu. Pembukaan pendaftaran seleksi terbuka JPTP pada tanggal 29 September hingga 13 Oktober 2023.
“Pembukaan pendaftaran seleksi untuk mengisi kekosongan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) sudah dibuka pada tanggal 29 September 2023 lalu. Dibuka nanti hingga tanggal 13 Oktober 2023 nanti,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, Rabu (04/10/2023).
Proses seleksi ini membuka peluang bagi pejabat tingkat OPD untuk menduduki beberapa jabatan penting. Yakni untuk Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperdagkum).
“Seleksi terbuka ini, untuk pengisian 4 kepala OPD, yakni Dishub, Dinas PMD, DPMPTSP dan Disperdagkum,” katanya.
BACA JUGA: Hewan Langka di Gunung Wilis Turun ke Pekarangan Warga Ponorogo
Agus menjelaskan bahwa setiap jabatan OPD, harus memiliki minimal 3 pelamar. Jika jumlah pelamar kurang dari 3 orang, maka batas pendaftaran dapat diperpanjang. Selain itu, kepala OPD juga berhak menunjuk PNS yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi terbuka JPTP tersebut.
“Kalau tidak sampai 3 orang yang melamar, ya bisa diperpanjang. Kepala dinas juga bisa menunjuk PNS yang memenuhi syarat untuk ikut mendaftar,” katanya.
Seleksi terbuka ini, tidak hanya untuk PNS di lingkup Pemkab Ponorogo. Namun, PNS di luar lingkup Ponorogo juga boleh untuk mendaftar. Asalkan PNS luar Pemkab Ponorogo itu memenuhi syarat yang telah ditetapkan. Proses seleksi terbuka ini diharapkan akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan mampu mendorong pembangunan di berbagai bidang di Kabupaten Ponorogo.
“Lebih banyak yang mendaftar tentu akan lebih baik, karena banyak pilihannya,” pungkasnya.
Tim pansel seleksi terbuka ini dipimpin oleh Agus Pramono sebagai ketua, dengan Andi Susetyo, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebagai sekretaris. Tim juga akan melibatkan perwakilan dari dua ormas keagamaan dan mantan birokrat. (End/nap)






