Pasuruan (beritajatim.com) – Rejoso, Pasuruan, masih terendam banjir hingga saat ini. Meski begitu, masyarakat sudah mulai beraktivitas kembali.
Lima desa di Kecamatan Rejoso masih tergenang meski secara keseluruhan mulai surut. Di antaranya yakni Desa Toyaning, Desa Rejoso Lor, Desa Patuguran, Desa Jarangan, Arjosari.
Menurut data yang dihimpun, pada Desa Toyaning terdapat tiga dusun yang masih tergenang. Ketinggian air rata-rata mencapai kurang lebih 30 hingga 50 centimeter.
“Ada 120 keluarga yang terdampak banjir dengan ketinggian rata-rata 30 sampai 50 centimeter. Dapur umumnya sudah tidak beroperasi, warga hanya dibagikan bahan makan mentah,” jelas Camat Rejoso, Ahmad Hadi, Selasa (14/2/2023).
Hadi menambahkan di Desa Rejoso Lor terdapat 5 dusun yang masih tergenang banjir. Kelima dusun tersebut tergenang air dengan ketinggian kurang lebih 35 hingga 100 meter.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Pasuruan”]
Sedangkan untuk total keluarga yang terdampak 1.228 keluarga yang sampai saat masih diberi bantuan makanan yang diolah didapur umum. Air yang menggenang sampai saat ini sudah mulai menyusut dengan ketinggian 10 centimeter.
Sedangkan di Desa Petuguran banjir merendam Dusun Panjen dengan ketinggian 30 sampai 40 centimeter. Sedangkan keluarga yang terdampak berjumlah 150 keluarga yang saat ini sudah mulai beraktivitas kembali.
Sedangkan dapur umum yang sampai saat ini masih beroperasi diantaranya yakni dari Pemkab Pasuruan, dan tiga dapur umum swadaya masyarakat.
“Untuk kondisi lalu lintas saat ini lancar,” lanjutnya. [ada/beq]






