Surabaya (beritajatim.com) – Program Nasional Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800 ribu debitur yang baru diluncurkan serentak di 38 provinsi se-Indonesia pada Selasa (21/10/2025), pemerintah menargetkan penyaluran sebesar Rp300,7 triliun hingga akhir tahun 2025.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah terus berkomitmen mendorong penguatan akses pembiayaan produktif kepada masyarakat dari berbagai sektor. Komitmen ini tampak dari realisasi program yang telah mencapai Rp217 triliun atau setara dengan 76,86 persen.
“Realisasi per hari ini, per 17 Oktober itu 76,86 persen atau Rp217 triliun, dan KUR produksi ini mencapai 60,62 persen atau Rp131,87 triliun,” kata Airlangga di Dyandra Convention Center Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/10/2025).
Selain fokus pada sektor produksi, pendistribusian KUR juga dirancang untuk menyasar sektor riil lainnya. Airlangga menyebutkan, fasilitas kredit turut diberikan kepada sektor penting seperti pertanian dalam hal pemberian kredit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Program Kredit Kepemilikan Perumahan (KKP) dan pembiayaan modal bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Kredit (KUR) Alsintan sebanyak Rp199,42 miliar, kredit industri padat karya sebesar Rp754 miliar, dan kredit program perumahan sebesar Rp17,18 triliun.
Dan ini adalah komitmen untuk memperluas jangkauan dari KUR lebih dari 3,5 juta debitur pelaku UMKM,” urainya.
Ia turut menjelaskan, KUR reguler sebanyak 1.800 debitur ini didukung oleh BRI, Mandiri, BNI, BTN, BSI, dan Bank Jatim. Begitu pula dengan Kredit Program Perumahan (KPP) untuk 100 calon debitur, yang juga disokong oleh BRI, BTN, BNI, Mandiri, BSI, Nobu, Bank Jakarta, dan BJB.
“Kita mengapresiasi KUR ini NPL-nya (Non-Performing Loan) rendah, 2,28, dan lebih rendah dibandingkan rata-rata. Dan juga KUR yang berhasil graduasi itu ada 926,742 atau 79 persen dari target,” ucapnya.
“Sekali lagi saya berterima kasih kepada semua pihak, semua bank dan lembaga penyalur, penjamin, Pemerintah Daerah, dan dengan kerjasama dari banyak pihak. Saya harapkan kegiatan ini bisa menjadi semangat untuk terus memajukan program-program di usaha-usaha produktif di masa mendatang,” tutup Menko Airlangga.
Untuk diketahui, peluncuran program nasional Kredit Usaha Rakyat (KUR) diselenggarakan secara serentak, baik langsung maupun hibrid, terpusat di Dyandra Convention Center Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (21/10/2025). Acara ini mengusung tema ‘Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800 ribu debitur dan Kredit Program Perumahan (KPP)’. (rma/ian)






