Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi hari yang penting bagi perempuan, Hari Tanpa Bra Sedunia atau No Bra Day dirayakan pada tanggal 13 Oktober setiap tahunnya.
Peringatan ini merupakan ajang untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terutama perempuan mengenai kesehatan payudara. Terlebih kanker payudara yang mengancam jiwa penderitanya.
Itulah mengapa penting dilakukan pemeriksaan terhadap payudara, agar segala penyakit bisa terdeteksi lebih dini. Selain pergi ke dokter, kalian juga bisa melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), yang mana dilakukan dengan meraba dan melihat payudara sendiri.
Proses ini dilakukan untuk melihat apakah ada perubahan fisik pada payudara yang mengindikasi adanya penyakit.
Lantas, bagaimana cara melakukan SADARI? Simak tata caranya berikut ini!
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan”]
Waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah seminggu setelah periode menstruasi berakhir. Melakukan pemeriksaan pada masa menstruasi kurang disarankan karena kadar hormon sedang berfluktuasi sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh, termasuk pada payudara yang menjadi lebih kencang. Beberapa posisi yang dapat dilakukan ketika melakukan SADARI yaitu:
Menghadap cermin
Sembari melihat diri di cermin adalah salah satu cara yang efektif untuk melakukan pemeriksaan payudara. Pastikan kalian bertelanjang dada di ruangan yang memiliki pencahayaan cukup.
Berdirilah dengan posisi lengan lurus ke bawah, perhatikan bentuk, ukuran, permukaan, warna kulit serta bentuk putting payudara. Lihatlah apakah ada perubahan atau tidak dari sehari – harinya. Perlu diingat bahwa kedua sisi payudara umumnya tidak sama, ada yang lebih besar atau lebih kecil.
Letakkan tangan pada pinggang dan tekan dengan kuat, ini dilakukan untuk mengencangkan oto dada. Setelahnya, kembali perhatikan payudara di cermin dari sisi kiri ke kanan. Gantilah posisi dengan membungkuk di depan kaca, sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba payudara, apakah ada perubahan atau sesuatu yang aneh pada payudara.
Gaya berikutnya, tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Cermati apakah ada sesuatu pada payudara kalian, termasuk di bagian bawah. Selanjutnya, kalian bisa memastikan apakah ada cairan yang keluar dari puting, yakni dengan menempatkan jempol dan jari telunjuk di sekitar puting dan tekan secara perlahan.
Berbaring
Posisi yang bisa kalian lakukan selanjutnya adalah dengan berbaring, yaitu dengan membaringkan tubuh di atas tempat tidur atau permukaan datar lainnya, lalu letakkan gulungan handuk atau bantal kecil di bawah pundak.
Sebelumnya, lumuri tangan kiri dengan losion. Letakkan tangan kanan di bawah kepala dan gunakan tangan kiri yang sudah diberi losion untuk meraba payudara kanan. Ikuti gerakan searah jarum jam dengan melingkar. Setelah mencapai satu lingkaran, geser jari dan mulailah kembali hingga seluruh permukaan payudara terjamah, termasuk putingnya.
Saat mandi
Terakhir, kalian bisa melakukan SADARI ketika mandi. Caranya dengan mengangkat satu tangan ke belakang kepala, lalu gunakan tangan lain yang telah dilumuri sabun untuk mengangkat sisi tangan yang terangkat. Gunakan jari – jari untuk menekan setiap bagian dengan lembut, dan lakukan bergantian di setiap sisi payudara.
Pemeriksaan SADARI saat sedang mandi terbilang cukup efektif karena busa sabun akan memudahkan pergerakan tangan untuk memeriksa benjolan atau perubahan pada payudara dan area ketiak.
Lakukan pemeriksaan dengan perlahan, jangan terburu – buru agar bisa berbagai perubahan bisa terdeteksi dengan seksama. Jika memang ada perubahan, jangan panik terlebih dulu. Tidak semua perubahan mengindikasikan kanker, namun akan lebih baik jika segera diperiksakan pada dokter. (mnd/nap)






