Blitar (beritajatim.com) – Geliat politik di Kabupaten Blitar sudah mulai terasa jauh sebelum Pemilu 2029. Sebanyak 130 peserta secara antusias mengikuti Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Panji Bangsa yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Blitar.
Acara ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi ajang penggemblengan ideologi dan strategi partai. Para peserta, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, rela meluangkan waktu demi memahami visi dan misi partai.
Diklat ini diisi dengan materi-materi mendalam, mulai dari sejarah hingga ideologi partai. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini rasa cinta para Panji Bangsa kepada PKB bisa tetap dipupuk.
“Selain itu juga di kegiatan nanti ada semacam ideologisasi jadi teman-teman ini sebenarnya sudah banyak yang senior barangkali untuk merefresh saja materi materi ideologisasi,” ucap Khusaini Basir, Pengurus DKW PKB, Sabtu (9/8/2025).
Melalui kegiatan ini, PKB menargetkan pembangunan pondasi kader yang solid dan loyal. Kegiatan itu juga menjadi momentum konsolidasi pemantapan visi dan misi melalui arahan langsung instruktur dari TNI AL
“Ini di Kabupaten Blitar ada 130 orang yang ikut,” tegasnya.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Blitar, M Rifai’i pun menyambut antusias program ini. Rifa’i pun menegaskan Panji Bangsa PKB bersifat inklusif atau terbuka untuk semua.
“Panji bangsa itu tidak eksklusif tapi inklusif, jadi semua itu boleh masuk,” Ucap Rifa’i sambil menunjukkan Panji Bangsa PKB yang berasal dari non islam.
M. Rifa’i pun berharap pelatihan ini bisa memberikan arti yang mendalam bagi para Panji Bangsa PKB. Diharapkan melalui program ini, ideologi PKB bisa tertanam di dalam hati para calon kader.
“Meskipun ini Dikbar terakhir tapi ibu Ketua DPC PKB berharap ini bisa menjadi percontohan Dikbar-Dikbar daerah lain baik di Jawa Timur maupun Jawa Tengah,” tegasnya. (owi/ted)






