Surabaya (beritajatim.com) – Perguruan Pecak Silat (PPS) Beladiri Tangan Kosong (Betako) Merpati Putih Cabang Surabaya kembali membuka kolat (kelompok latihan) baru di Kampus UWKS (Universitas Wijaya Kusuma Surabaya), Jalan Dukuh Kupang, Kota Surabaya.
Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPS Betako Merpati Putih Cabang Surabaya Ir Ary Koesdianto, SH mengatakan bahwa pembukaan Kolat UWKS itu untuk meneruskan pembukaan kolat baru sebelumnya di Mall Surabaya Toen Squere Minggu (5/12/21) pekan lalu. Koesdianto mengaku, pembukaan kolat baru untuk masyarakat umum itu gencar dilakukan dalam rangka menampung anggota dari masyarakat umum sebanyak-banyaknya.
“Selama ini, tempat latihan Merpati Putih didominasi oleh kolat-kolat kampus atau perguruan tinggi. Banyak masyarakat yang bertanya-tanya serta ingin sekali bergabung latihan pernapasan Merpati Putih untuk meningkatkan imunitas mereka di masa pendemi Covid-19 ini,” ucapnya saat pembukaan Kolat UWKS berbarengan dengan pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Merpati Putih Cabang Surabaya bertempat di halaman Gedung Fakultas Kedokteran (FK) UWKS tersebut.
[berita-terkait number=”5″ tag=”silat”]
Mengingat Kota Surabaya sudah berada dalam kondisi PPKM (Pemberkuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 1, lanjut Ary, maka Merpati Putih Surabaya menyambutnya dengan genjar melakukan pembukaan kolat-kolat umum seperti di Kolat UWKS. Di samping untuk Mahasiswa-mahasiswi UWKS dalam bentuk UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).
“Ini momen untuk kita semua saat Surabaya masuk level 1 PPKM. Namun, dalam setiap latihan kita tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Baik sebelum latihan, saat latihan, hingga selesai latihan,” ujarnya.
Ary juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak lengah terhadap kondisi Kota Surabaya yang masuk level 1 PPKM. Karena, ada varian baru virus Corona (Covid-19) yakni Omicron yang masih mengintai. Makanya, untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan bugar, tidak gampang terserang penyakit di musim penghujan ini, ia mengajak masyarakat untuk segera bergabung di Kolat UWKS ataupun Kolat Sutos.
Setelah membuka Kolat UWKS, pihaknya juga berencana akan membuka kolat umum lagi di kawasan sekitar Hotel Gubeng Surabaya. Di tempat itu lengkap ada fasilitas untuk gym. Jadi, bisa ada variasi latihan jika masyarakat yang ingin berlatih di tempat tersebut.
“Karena cukup lama vakum, maka kita coba hidupkan kembali. SUdah banyak atlet-atlet alumni Universitas Wijaya Kusuma yang telah berprestasi mengharumkan nama almamater. Melalui momen ini, saya kembali mengajak para mahasiswa untuk berprestasi seperti yang telah dilakukan para seniornya dahulu,” ungkapnya.
Edy menambahkan, pembukaan kolat baru untuk masyarakat umum di Kolat UWKS itu merupakan pertama kalinya di Surabaya. Mengingat selama ini, latihan Merpati Putih di kampus hanya dikhususkan bagi para mahasiswa. Ia mengajak kepada masyarakat untuk tidak sungkan berlatih di Kampus UWKS tersebut.
“Silakan bergabung di Kolat UWKS ini, karena kita terbuka bagi siapa saja, anak-anak dan dewasa. Tak hanya diajarkan seni pernapasan saja, tetapi juga diajarkan jurus-jurus beladiri melalui tata gerak. Untuk anak-anak bisa diarahkan ke jalur prestasi,” pungkas warek yang belakangan diketahui merupakan alumni anggota UKM Pencak Silat Merpati Putih Kolat UWKS ini.
Dalam pembukaan Kolat UWKS tersebut, Edy juga didaulat untuk melakukan demo pematahkan sebuah stang dragon dengan teknik tebasan bawah. Hanya dengan sekali tebasan, stang pompa dragon yang terbuat dari besi cor itu pun patah menjadi dua bagian.[way/kun]






