Malang (beritajatim.com) – Ratusan siswa SMK di Kabupaten Malang memperoleh pelatihan skill kerja dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat. Pelatihan bagi pelajar sekolah ini, berlangsung dari Selasa 2 Mei 2023 hingga Jumat 5 Mei 2023 esok di Savana Hotel, Kota Malang.
Pelatihan memasuki dunia kerja tahap kedua itu dimotori Bidang Pelatihan dan Produktivitas (Lattas) Tenaga Kerja pada Disnaker Kabupaten Malang. Jumlah 265 peserta dari 32 SMK se Kabupaten Malang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk menciptakan pekerja handal. Yoyok mengaku, Bidang Lattas, mempunyai tugas mempersiapkan pelajar menjadi pekerja siap kerja. Sehingga, menjadi problem solving untuk mengatasi angka pengangguran lulusan SMK.

Berdasarkan data yang didapatkan Disnaker dari Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) Kabupaten Malang, sambung Yoyok, lulusan SMK di Kabupaten Malang setiap tahunnya mencapai 14 ribu orang dari 142 SMK baik negeri dan swasta.
Dimana dari 14 ribu lulusan tersebut, tidak semua lulusan terserap lapangan pekerjaan. Sementara data dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang sejauh ini, jumlah lulusan SMK tahun 2020 saja sebanyak 13.379 siswa.
“Dari ilustrasi itu, maka Disnaker memberikan pelatihan untuk menyiapkan agar adik-adik ini siap memasuki dunia kerja. Disnaker mempunyai tugas memfasilitasi pencari kerja dan penyedia kerja,” tegas Yoyok, Kamis (4/5/2023).
Disnaker bakal menyiapka mental pekerja bagi pelajar. Sehingga, kata Yoyok, seluruh peserta akan dibekali dengan materi-materi yang sesuai kebutuhan dan disajikan oleh para mentor unggulan.
Salah satu mentor atau traineer nasional adalah Dedy Marquis yang menyajikan materi mengenai Capacity Building. Dan juga trainer dari Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Hastini Ratna Dewi dengan materi Perbedaan Dunia Kerja dan Sekolah; Kesiapan Kerja Bagi Lulusan SMK dari Direktur Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi UMM Assoc oleh Prof Dr Tulus Winarsunu, M.Si. Adapun vokasi UMM menawarkan pekerjaan di sektor formal di Jepang dengan gaji yang tinggi hingga Rp 18 juta per bulan.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/tiga-pabrik-kabupaten-malang-telat-bayar-thr-2023-ini-kata-disnaker/
Termasuk, mentor dan trainer dari Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) Kabupaten Malang dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Malang. Dalam pelatihan Tahap II hari ini, juga dilengkapi dengan materi Literasi Keuangan dari Bank Jatim, materi Aplikasi Siap Kerja dan Pendaftaran Pelamar Kerja Online dari Dinas Tenaga Kerja dan Provinsi Jawa Timur. Selain itu, juga job matching yang bisa diikuti peserta pada tanggal 5 Mei mendatang. Job matching ini diikuti oleh tujuh perusahaan.
Materi literasi keuangan dihadirkan oleh Disnaker agar para siswa, melek literasi dan mampu mengolah keuangan ketika sudah bekerja.
“Tantangan lain, ketika adik-adik ini lulus sekolah adalah tidak semua diterima di lingkungan kerja. Sekalipun diterima, kadang tidak sesuai dengan kompetensi. Maka dari itu dalam pelatihan ini sengaja menghadirkan pemateri dari Apindo. Agar membagikan materi sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan memiliki daya saing,” ungkap Yoyok.
Sementara itu, Kepala Bidang Lattas, Sri Mahanani Rahayu menambahkan, dalam kegiatan ini para peserta merupakan pelajar pilihan dari sekolah, dicetak untuk menjadi generasi siap kerja. Peserta juga dilatih untuk menjadi pekerja yang handal, memiliki etos kerja tinggi dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Nani menguraikan, materi-materi yang diberikan seputar capacity building, peningkatan kemampuan diri serta kiat-kiat lolos di seleksi administrasi dan wawancara.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/terkait-thr-buruh-laporkan-perusahaan-ke-disnaker-gresik/
“Kami memang merancang dari dasar, para peserta disiapkan karakternya agar menjadi pekerja handal. Setelah mendapatkan dasarnya, baru diperkaya dengan materi-materi yang relevan dengan kebutuhan mereka. Selanjutnya, ada rekrutmen tenaga kerja baru,” ujar Nani.
Nani merinci ketujuh perusahaan yang mengikuti job matching nantinya dari PT Pesta Pora Abadi, PT Optik Internasional, PT Permodalan Nasional Madani, PT Edutrain, PT Taring, persiapan kerja ke Jepang oleh Vokasi UMM dan penempatan kerja ke Korea Selatan dati PT Bina Mandiri.
“Nanti ketika materi semua sudah diberikan, pada hari terakhir akan ada job matching, sehingga memberikan kesempatan bagi para peserta yang ingin melamar kerja. Kami juga memberikan fasilitas bagi pencari kerja dan penyedia lapangan kerja untuk melakukan interaksi. Harapannya, banyak peserta yang terserap di dunia kerja,” Nani mengakhiri. [yog/but]






