Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan mahasiswa Surabaya berdemo di depan gedung DPRD Jatim, di Jalan Indrapura, Rabu (12/04/2023). Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak agar DPRD Jatim menolak UU Cipta Kerja.
Pantauan beritajatim.com, pagar kawat telah terpasang sebelum Ratusan massa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Surabaya, menggelar aksi demonstrasi.
“Seharusnya DPRD Jatim tegas membela masyarakat bukan oligarki, kami disini ingin bertemu perwakilan kami yang kami banggakan, kita menuntut DPRD Jatim tolak UU Ciptaker,” ujar salah satu orator dari mobil komando.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/pmii-lamongan-geruduk-dprd-tolak-uu-cipta-kerja/
Para mahasiswa yang menggunakan almamater masing-masing kampusnya berkumpul di titik awal tepatnya di Tugu Pahlawan. Lantas, mereka berjalan hingga depan kantor DPRD Jatim sambil membawa berbagai poster yang berisi kritik dan tuntutan.
“Kita telah sampai di rumah kita, Gedung DPRD, ini gedung kita, tapi kenapa di gedung sendiri kita dilarang masuk, kita malah disuguhkan kawat berduri,” imbuh salah satu orator.
Sementara itu, ratusan anggota polisi tampak berjaga di depan kawat berduri yang sudah terpasang. Mereka terlihat memperhatikan para mahasiswa yang berdemo tanpa membawa senjata.
“Total personel gabungan ada 767 personel, Polda Jatim menerjunkan 470 anggota, Polrestabes Surabaya ada 192, Polsek 48 orang, Instansi samping 55,” Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hariyoko. (ang/ted)






