Malang (beritajatim.com) – Ratusan Aremania menggelar demonstrasi atas Tragedi Kanjuruhan di seputar Fly Over atau Jembatan Layang Kotalama, Minggu, (27/11/2022). Tuntutan utama mereka adalah pengusutan tuntas kasus Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu, (1/10/2022) lalu.
Massa Aremania yang ikut dalam barisan massa aksi terdiri dari berbagai kampung yang ada di Kota Malang. Seperti, kawasan Kotalama, Kebalen, Jodipan dan Mergosono. Mereka membaur beratribut hitam-hitam.
Untuk aksi demonstrasi di Flyover Kotalama. Massa aksi melakukan longmarch memutar jalan Kebalen Wetan, menuju Jalan Zaenal Zakse, hingga memutar ke Jalan Laksamana Martadinata atau Flyover Kotalama.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tragedi-kanjuruhan”]
Sedangkan sejumlah Aremania yang tidak ikut longmarch memblokade jalan menuju Flyover. Dengan ramah mereka mengingatkan para pengguna jalan untuk mencari jalan alternatif karena rekan-rekan mereka sedang melakukan aksi demonstrasi.
“Ngapunten (maaf) tidak bisa lewat sementara ada demo Arema. Lebih baik muter saja cari jalan lain timbang mandek jegrek (berhenti) tidak bisa jalan,” kata salah satu Aremania yang membantu mengatur lalu lintas di Jalan Laksamana Martadinata. (luc/kun)






