Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan anak dari berbagai daerah di Jawa Timur dan bahkan Sragen membanjiri Kolam Renang UPN Veteran Jawa Timur pada Minggu (27/7/2025). Mereka mengikuti FSA Championship Series 3, lomba renang anak yang diselenggarakan oleh Fun Swimming Academy (FSA).
Sebanyak 400 peserta berusia 3 hingga 12 tahun berkompetisi dalam ajang yang berfokus pada pengembangan motivasi dan pengalaman berenang ini.
Founder Fun Swimming Academy, Rizky Prayuda Putra, menjelaskan bahwa tujuan utama lomba ini adalah untuk memberikan pengalaman berkompetisi bagi para siswa.
“Untuk kegiatan hari ini sih kita tujuannya supaya anak-anak yang memiliki pengalaman berenang yang sebelumnya biasanya les 1 minggu 2 kali, 3 kali, akhirnya kita aplikasikan dengan perlombaan ini,” ujarnya.
Rizky menambahkan bahwa lomba ini lebih menekankan pada motivasi dan pembentukan fondasi awal bagi anak-anak, bukan semata-mata mengejar prestasi.
“Perlombaan ini kita tujuannya lebih memotivasi siswa bukan ke prestasi terlebih dahulu. Jadi kita bentuk fondasinya terlebih dahulu supaya nanti ke depannya dia meraih prestasi menuju Indonesia Emas,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pengalaman bagi anak di bawah usia 12 tahun agar dapat beradaptasi dengan suasana perlombaan olahraga.
Kompetisi ini menghadirkan tiga kategori nomor lomba, yaitu kickfree (dorong pelampung), gaya bebas, dan gaya dada. Peserta berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, hingga Sragen, Jawa Tengah.
Untuk penilaian, disediakan juara di setiap seri pemberangkatan, untuk meningkatkan motivasi peserta. Khusus untuk kategori usia 9 hingga 12 tahun, penentuan juara didasarkan pada setiap nomor lomba atau catatan waktu terbaik, untuk membiasakan mereka dengan sistem lomba pada umumnya. Total ada 45 juara yang akan menerima trofi, medali, dan sertifikat.
Rizky berharap FSA dapat menjadi contoh bagi sekolah renang dan klub lain, dengan menekankan bahwa olahraga tidak selalu harus tentang prestasi, melainkan juga tentang bagaimana membentuk minat anak untuk berolahraga dan mengurangi waktu bermain gadget.
Ia juga menyoroti tingginya minat olahraga renang di kalangan anak-anak, terutama usia 6 bulan hingga 12 tahun, dengan FSA sendiri memiliki sekitar 550 siswa yang telah bertahan selama kurang lebih tiga tahun.
Antusiasme orang tua juga terlihat tinggi. Fransisca Ayu, salah satu orang tua peserta, mengaku mengikutsertakan anaknya yang baru sebulan berlatih di Turtle Aquatic karena melihat semangat sang anak.
“Anak saya sendiri yang minta ikut lomba. Padahal dia baru latihan renang sebulan, tapi senang sekali. Saya ikutkan supaya dia makin semangat belajar berenang,” ungkapnya.
FSA berencana untuk menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan dan berharap dapat berkolaborasi dengan pihak kota maupun provinsi di masa mendatang. [ipl/aje]






