Surabaya (beritajatim.com) – Wafatnya Ratu Elizabeth II mengakibatkan terjadinya perubahan lirik lagu kebangsaan Kerajaan Inggris Raya dari semula God Save The Queen menjadi God Save The King. Hal ini dikarenakan Pangeran Charles kini dinobatkan menjadi raja untuk menggantikan sang ibunda.
Pangeran Charles dinobatkan menjadi raja dengan gelar Raja Charles III pada usia 73 tahun. “Ini momentum kesedihan terbesar bagi saya dan seluruh anggota keluarga saya. Saya tahu mangkatnya Ibunda akan dirasakan mendalam seluruh negeri ini, termasuk orang-orang di seluruh dunia,” katanya.
Judul dan lirik lagu God Save The King bukan pertama kali di Inggris. Lagu ini menjadi lagu kebangsaan pertama kali pada September 1745, pada masa pemerintahan Raja George II (1727 – 1760). Tak ada yang tahu siapa penciptanya. Saat itu liriknya sebagai berikut:
God save great George our king,
God save our noble king,
God save the king!
Send him victorious,
Happy and glorious,
Long to reign over us,
God save the king!
Tuhan selamatkanlah George yang agung, raja kami
Tuhan selamatkanlah raja kami yang mulia,
Tuhan selamatkanlah raja!
Kirimkan kemenangan untuk beliau
kebahagiaan dan kemuliaan
Memerintah kami selamanya
Tuhan selamatkanlah sang raja!
Judul God Save The King digunakan terakhir pada 1952, saat Raja George VI wafat digantikan putrinya Elizabeth Alexandra Mary yang bergelar Ratu Elizabeth II pada 6 Februari 1952. Saat itu lirik lagunya pun berubah dan bertahan selama 70 tahun 214 hari masa kekuasaan Elizabeth II.
God save our gracious Queen,
Long live our noble Queen,
God save the Queen!
Send her victorious,
Happy and glorious,
Long to reign over us,
God save the Queen!
Tuhan selamatkanlah Ratu kami yang murah hati
Panjang umur Ratu kami yang mulia,
Tuhan selamatkanlah Sang Ratu
Kirimkan kemenangan untuk beliau
kebahagiaan dan kemuliaan
Memerintah kami selamanya
Tuhan selamatkanlah Sang Ratu!
[berita-terkait number=”4″ tag=”musik”]
Potongan bait di atas paling populer dan paling sering dinyanyikan dalam momentum kebangsaan di Inggris dan Persemakmuran. Namun sejatinya, masih ada empat bait lagi dalam lagu kebangsaan tersebut dengan nada yang sama seperti bait pertama.
O Lord our God arise,
Scatter our enemies,
And make them fall!
Confound their politics,
Frustrate their knavish tricks,
On Thee our hopes we fix,
God save us all!
Not in this land alone,
But be God’s mercies known,
From shore to shore!
Lord make the nations see,
That men should brothers be,
And form one family,
The wide world o’er.
From every latent foe,
From the assassins blow,
God save the Queen!
O’er her thine arm extend,
For Britain’s sake defend,
Our mother, prince, and friend,
God save the Queen!
Thy choicest gifts in store,
On her be pleased to pour,
Long may she reign!
May she defend our laws,
And ever give us cause,
To sing with heart and voice,
God save the Queen!
Oh Tuhan kami bangkit,
cerai beraikan musuh kami
Dan buatlah mereka tumbang
Bingungkanlah politik mereka,
Frustrasikanlah tipuan licik mereka,
Kepada-Mu kami memperbaiki asa
Tuhan selamatkan kami semua!
Tidak di negeri ini saja,
Tapi ketahuilah kemurahan Tuhan,
Dari daratan ke daratan
Tuhan membuat bangsa-bangsa menyaksikan
Bahwa manusia harus bersaudara,
Dan membentuk satu keluarga,
Dunia yang luas.
Dari setiap musuh laten,
Dari pukulan pembunuh,
Tuhan selamatkanlah Sang Ratu!
Semoga tanganmu (kekuasaanmu) diperpanjang,
Demi membela Inggris,
Ibu, pangeran, dan teman kami,
Tuhan selamatkanlah Ratu!
Hadiah pilihan-Mu di toko
Atas kemurahan hatinya untuk berbagi
Semoga beliau lama berkuasa
Semoga beliau membela hukum kami
Dan selalu memberi kami alasan,
Bernyanyi dengan hati dan suara,
Tuhan selamatkanlah Sang Ratu! [wir/but]






